Bantalan decking kayu – Selain berbeda dari segi bentuk dan penempatan, decking kayu juga memiliki perbedaan dengan parket flooring dalam hal pemasangan.
Ya, sebab sebelum proses pemasangan decking kayu, maka harus diberi bantalan terlebih dulu. Lantas, apa fungsi dari bantalan pada pemasangan decking kayu?
Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, mending simak saja langsung penjelasannya di bawah ini.
4 Fungsi Utama Bantalan Decking Kayu
1. Memperkuat Struktur Decking
Fungsi utama dari pemberian bantalan dalam proses pemasangan decking kayu, yakni untuk memperkuat struktur.

Bantalan tersebut biasanya menggunakan balok kayu, beton, atau papan dari decking kayu itu sendiri.
Dengan perannya sebagai pondasi, bantalan ini dapat mendistribusikan beban dari decking kayu ke tahan.
Tak hanya itu, adanya bantalan juga dapat menopang beban objek yang berada diatasnya, seperti pegerakan orang-orang ketika berjalan, furniture, dan lain sebagainya.
Baca juga: Decking Kayu Ulin: Kualitas Premium Harga Terjangkau Rp 700Rb/Meter
2. Agar Tidak Langsung Bersentuhan Dengan Tanah
Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa kelembapan menjadi musuh besar bagi semua material kayu, termasuk untuk decking kayu.

Ya, karena kelembapan yang bersentuhan langsung dengan tanah dapat meningkatkan risiko pembusukan serta pertumbuhan jamur terhadap decking kayu.
Dengan adanya bantalan, maka ia akan menjadi penghalang antara decking kayu dan tanah untuk mencegah kelembapan agar tidak meresap kedalamnya.
3. Untuk Mengalirkan Air
Ketika turun hujan, tentu saja air akan menggenang pada permukaan decking jika tidak diberi sistem drainase yang memadai.
Nah, bantalan inilah yang memainkan peran utamanya untuk mengalirkan air agar jauh dari decking.

Sehingga hal tersebut dapat mengurangi risiko genangan maupun kerusakan dari kelembaban.
Bahkan, ada beberapa pola pemasangan decking yang dirancang dengan kemiringan atau pori-pori untuk mengalirkan air secara efektif.
Berkat adanya bantalan, maka decking kayu tidak akan mudah mengalami kerusakan akibat genangan air.
Baca juga: Perawatan Terbaik Decking Kayu di Samping Kolam Renang
4. Meredam Pergerakan dan Getaran
Ketika ada aktivitas diatas decking kayu seperti orang yang berjalan maupun meletakkan beban berat, maka akan ada pergerakan dan getaran yang terjadi.

Bantalan berperan untuk menyerap sebagian dari pergerakan tersebut, sehingga dapat memberikan stabilitas tambahan terhadap struktur decking kayu.
Jadi, bantalan ini akan membuat decking kayu semakin kokoh dan tidak mudah bergetar.
Disisi lain, keberadaan bantalan juga dapat mengurangi suara berisik yang berasal dari pergerakan orang-orang ketika berjalan diatasnya.
Apa yang Membedakan Parket Flooring Dengan Decking Kayu?
Pada dasarnya, parket flooring dengan decking kayu merupakan dua jenis lantai kayu yang kerap digunakan untuk meningkatkan keindahan dan kenyamanan hunian.

Namun, terdapat beberapa hal yang menjadi pembeda diantara keduanya.
Parket flooring biasanya diaplikasikan khusus untuk di dalam ruangan, seperti kamar tidur, ruang tamu, dan lain sebagainya.
Adapun mengenai jenis-jenis kayu yang bisa diolah menjadi parket flooring, seperti kayu jati, merbau, kempas, dan sonokeling yang memiliki ketebalan sekitar 1-2 cm.
Tak hanya itu, parket flooring juga mempunyai permukaan dengan tekstur yang lebih halus dan mengkilap.
Berbeda dengan decking kayu, dimana ia dirancang khusus untuk pemasangan di area outdoor seperti taman, halaman, blakon, rooftop, pinggiran kolam, dan sebagainya.
Decking kayu memiliki ukuran yang lebih tebal, yakni mulai dari 1,9 cm sampai 2,5 cm.
Disisi lain, decking kayu juga memiliki tekstur yang agak kasar untuk mencega selip, serta sudah dilengkapi dengan alur yang berperan sebagai drainase.
Baca selengkapnya: Perbedaan Antara Parket Flooring & Decking Pada Lantai Kayu
Demikianlah penjelasan singkat mengenai fungsi dan perbedaan seputar parket flooring dengan dekcing kayu.
Bagi anda yang ingin memesan atau sekedar konsultasi seputar lantai kayu, segera hubungi marketing kami pada nomor yang sudah tertera di website ini.
