...
fungsi underlayer polyfoam

Mengenal Fungsi Underlayer Polyfoam Untuk Kebutuhan Lantai Parket

Fungsi Underlayer polyfoam– Underlayer polyfoam merupakan sebuah material yang berperan sebagai alas untuk lapisan dasar sebelum pemasangan lantai parket, entah itu berupa parket solid, vinyl, maupun laminate.

Material ini terbuat dari bahan busa polyethylene yang terdiri dari beragam ukuran, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemasangan lantai parket.

Lantas, apa fungsi dari Underlayer polyfoam untuk pemasangan lantai parket?

Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, yuk simak langsung penjelasannya di bawah ini.

5 Fungsi Utama Underlayer Polyfoam

1. Menyerap Keringat Dari Plesteran

Permukaan lantai dasar yang sudah di aci atau di plester biasanya akan mengeluarkan keringat air, meskipun kondisinya kering kecuali dalam keadaan terbuka.

Menyerap Keringat Dari Plesteran

Disisi lain, apabila plesterannya tertutupi material seperti triplek maupun lemari, maka akan mengeluarkan keringat dikarenakan minimnya sirkulasi udara untuk menguapkan air keringat tersebut.

Tentu saja air keringat ini akan mempengaruhi terhadap kestabilan lantai kayu, sehingga dapat membuatnya mengembang (ukurannya membesar dari sebelumnya).

Dengan begitu, lantai kayu yang sudah terpasang kerap menjadi cembung dan bergelombang pada beberapa bagian permukaannya.

Baca juga: 3 Jenis Rubber Flooring Beserta Plus Minusnya yang Menarik Dibahas!

2. Menstabilkan Lembap

Sebenarnya permukaan lantai yang diplester memiliki suhu yang berubah-ubah. Ya, terkadang suhunya panas ketika kemarau, dan terkadang bersuhu dingin ketika musim hujan.

Menstabilkan Lembap

Secara otomatis, suhu yang berubah-ubah ini akan mempengaruhi lantai kayu terlebih untuk jenis lantai laminate.

Oleh karena itu, penggunaan polyfoam sangatlah penting untuk dijadikan alas pada lantai parket karena kemampuannya yang dapat menstabilkan kelembaban.

3. Meratakan Permukaan yang Bergelombang

Meratakan Permukaan yang Bergelombang

Selain memiliki suhu yang berubah-ubah, permukaan lantai dasar yang sudah diplester juga memiliki gelombang meski hanya sedikit.

Tentu saja permukaan lantai dasar yang bergelombang dapat mempengaruhi proses pemasangan lantai parket.

Dengan menggunakan polyfoam, maka ia dapat meratakan permukaan lantai yang bergelombang sehingga pemasangan lantai kayunya menjad rapi dan presisi.

Baca juga: Seberapa Penting Peran Bantalan Decking Kayu?

4. Sifatnya yang Hanya Sementara

Sifatnya yang Hanya Sementara

Pada dasarnya, penggunaan polyfoam hanya berlaku untuk pemasangan lantai kayu yang sifatnya tidak permanen, seperti lantai laminate, engineer flooring, atau parket solid yang sudah difinisihing dari pabriknya.

Jadi, maksud lantai kayu yang sifatnya tidak permanen itu adalah sistem pemasangannya bisa dibongkar kapan saja.

Berbeda dengan jenis parket solid unfinish yang sifatnya permanen, karena ia baru akan di finisihing setelah proses pemasangannya selesai.

5. Meredam Suara Berdecit

Meredam Suara Berdecit

Fungsi berikutnya dari penggunaan polyfoam untuk lantai parket, yakni dapat meredam suara akibat dari pijakan kaki.

Dengan begitu, anda akan merasa nyaman karena lantai kayunya tidak mengeluarkan suara berdecit ketika berjalan diatas lantai parket.

Harga Underlayer Polyfoam

Sebenarnya harga Underlayer Polyfoam dipasaran memang cukup bervariasi, karena akan dibedakan yang berdasarkan merk dan ukurannya.

Meski demikian, Underlayer Polyfoam pada umumnya dijual dengan harga Rp 5.000 per meter.

Kabar baiknya, jasa pasang lantai kayu yang kami tawarkan sudah termasuk dengan underlayer polyfoam, sehingga anda tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan.

Selain underlayer polyfoam, masih ada lagi beberapa jenis aksesoris lainnya yang juga memiliki peran penting untuk kebutuhan lantai parket kayu.

Baca selengkapnya: Apa Saja Jenis Akesoris yang Diperlukan Untuk Lantai Kayu?

Nah, seperti itulah beberapa fungsi utama dari penggunaan underlayer polyfoam dalam pemasangan lantai parket kayu.

Scroll to Top