Fakta kayu bengkirai – Selain jati, bengkirai juga menjadi salah satu jenis kayu yang selalu diandalkan untuk kebutuhan konstruksi maupun dekorasi hunian.
Pada umumnya, kayu bengkirai kerap diaplikasikan untuk kebutuhan outdoor seperti pagar, decking, rangka bangunan, dan lain sebagainya.
Ya, sebab kayu bengkirai memiliki struktur yang keras dan padat sehingga membuatnya dapat menopang beban berat, tahan rayap, dan tahan cuaca.
Tak hanya itu, masih ada lagi beberapa fakta lainnya dari kayu bengkirai yang menarik untuk dibahas seperti berikut:
5 Fakta Kayu Bengkirai
1. Cocok Untuk Kebutuhan Outdoor
Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa kayu bengkirai kerap digunakan untuk kebutuhan outdoor.

Berkat karakteristiknya yang tahan terhadap cuaca dan rayap, sehingga kayu bengkirai cocok diaplikasikan untuk decking, gazebo, pagar, jembatan, dermaga, dan bangunan outdoor lainnya.
Selain itu, kayu bengkirai juga memiliki densitas yang cukup tinggi sehingga terasa kokoh dan berat.
Nah, karakteristik inilah yang menjadikan kayu bengkirai ideal digunakan untuk konstruksi skala besar.
Terlebih jika diberi perawatan yang tepat, kayu bengkirai mampu bertahan hingga puluhan tahun lamanya.
Artikel Terkait: Decking Kayu Bengkirai Untuk Lantai Outdoor
2. Asal Kayu Bengkirai
Pohon bengkirai memang tumbuh subur di Kawasan hutan tropis Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, dan sekitarnya.
Di Indonesia, pohon bengkirai banyak dijumpai di daerah Kalimantan, Sumatera, dan Sebagian Papua.

Dikarenakan ukuran pohonnya yang sangat tinggi dan panjang, ia dapat menghasilkan kayu dengan ukuran besar dan kokoh.
Tentunya Kayu Bengkirai ideal digunakan untuk kebutuhan balok, papan, atau konstruksi skala besar.
Disisi lain, Kayu Bengkirai juga memiliki kemampuan beradaptasi dengan baik terhadap kondisi cuaca ekstrim karena berasal dari lingkungan tropis.
Nah, karena keunggulannya inilah yang membuat Kayu Bengkirai selalu menjadi pilihan utama untuk kebutuhan outdoor.
3. Tampilan yang Berestetika
Tak hanya kokoh, Kayu Bengkirai juga memiliki tampilan visual yang begitu khas. Ya, kayu ini mengusung warna kuning kecokelatan yang berpola serat lurus dengan tekstur agak kasar.

Sehingga tampilan Kayu Bengkirai dapat menyuguhkan kesan natural dan elegan yang membuatnya cocok untuk area outdoor.
Untuk kebutuhan decking, bengkirai dapat menciptakan nuansa alami yang hangat meski tanpa finishing berlebihan.
Bahkan banyak pemilik rumah yang justru menyukai tampilan gresirnya, karena ketika mengalami proses oksidasi, warna kayunya akan berubah menjadi cokelat keabu-abuan yang begitu eksotis.
Menariknya lagi, Kayu Bengkirai juga mudah difinishing dengan bahan berbasis oil maupun water based.
Meski demikian, tak sedikit pula yang lebih menyukai tampilan kayu bengkirai secara original tanpa diberi finishing karena terkesan otentik.
4. Termasuk Jenis Kayu Keras
Berkat struktur seratnya yang padat dan rapat, Kayu Bengkirai terasa sangat keras yang membuatnya termasuk kedalam jenis kayu keras.
Itu artinya, kayu bengkirai sangat sulit dipotong dengan gergaji manual sehingga memerlukan gergaji mesin.

Tingkat kekuatan Kayu Bengkirai termasuk kedalam kelas l-ll, yang artinya ia mampu menahan beban berat, benturan keras, dan paparan cuaca.
Hebatnya lagi, kekerasan kayu bengkirai sangat membantu dalam mengurangi risiko retak maupun melengkung ketika digunakan di area outdoor.
Ya, tak semua jenis kayu memiliki karakteristik tersebut, sehingga bengkirai merupakan salah satu kandidat jenis kayu keras terbaik.
Namun jika dibandingkan dengan kayu ulin, sepertinya kualitas kayu bengkirai masih berada di bawahnya.
Baca selengkapnya: Kayu Ulin Vs Bengkirai
5. Tahan Rayap dan Jamur
Rayap memang menjadi salah satu musuh terbesar bagi material kayu. Ya, meski berukuran kecil, hama serangga yang satu ini kerap menimbulkan kerusakan parah terhadap struktur kayu.

Namun, serangan rayap tidak berpengaruh bagi kayu bengkirai. Pasalnya, ia memiliki serat kayu yang padat dan kandungan minyak alami yang membuatnya tidak bisa ditembus rayap.
Tak hanya itu, kandungan minyak alami tersebut juga berfungsi untuk menghambat proses pelapukan kayu bengkirai dari paparan sinar matahari maupun guyuran air hujan.
Meski tahan rayap dan lembab, kayu bengkirai tetap membutuhkan perawatan yang tepat secara berkala untuk menjaga tampilan dan daya tahannya.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai 5 fakta kayu bengkirai, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan penambah wawasan.
