Kelebihan Kekurangan Decking Kayu – Mempercantik sebuah hunian tak hanya melulu seputar interior saja, melainkan juga eksterior.
Ya, penggunaan decking kayu menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk mempercantik eksterior rumah.
Material ini diaplikasikan sebagai pelapis lantai diarea outdoor, seperti taman, teras, balkon, rooftop, pinggiran kolam, hingga bangunan komersil lainnya.
Namun sebelum menggunakan decking kayu, berikut dibawah ini ada beberapa keunggulan dan kekurangannya yang harus diketahui.
Keunggulan Decking Kayu
1. Menyuguhkan Tampilan Natural dan Elegan
Dikarenakan bahan utamanya berupa kayu asli, tentunya material ini memiliki pola serat, tekstur, dan warna khas yang tak bisa ditiru oleh material sintetis.

Sehingga penggunaan decking kayu dapat menciptakan kesan yang lebih natual, elegan, sekaligus hangat pada area outdoor.
Bahkan deck kayu juga mudah dipadukan dengan beragam konsep desain, seperti minimalis, modern, klasik, industrial, dan sebagainya.
Itu sebabnya, mengapa decking kayu selalu diaplikasikan pada hunian premium, resort, perhotelan, hingga objek wisata.
Baca juga: 4 Hal yang Membedakan Decking WPC & Kayu Solid
2. Tingkat Kekuatan dan Ketahanan yang Baik

Ada beberapa jenis decking kayu yang pada dasarnya memiliki ketahanan dan kekuatan sangat baik. Ya, salah satunya berupa Decking Kayu Ulin.
Kayu asal Kalimantan ini memiliki tekstur yang begitu padat dan sekeras besi, sehingga mampu menopang beban berat dan tahan terhadap benturan.
Disisi lain, ia juga tahan terhadap rayap maupun kelembapan tinggi yang membuatnya cocok digunakan di area outdoor.
Melalui pemasangan yang sesuai standar dan perawatan berkala, decking kayu dapat bertahan hingga puluhan tahun lamanya lho.
3. Nyaman Saat Dipijak

Jika dibandingkan dengan material batu maupun beton, permukaan deck kayu memang terasa lebih nyaman saat dipijak.
Pasalnya, sifat kayu yang tidak mudah menyerap panas secara berlebihan membuatnya tetap nyaman dipijak meski terpapar matahari dalam waktu yang lama.
Bahkan, decking kayu juga terasa kesat dan tidak akan terlalu licin saat terkena air. Tentunya hal ini dapat meningkatkan keamanan saat berjalan pada kondisi basah.
Kekurangan Decking Kayu
1. Perawatan yang Cukup Rumit
Bagi anda yang tidak memiliki banyak waktu luang karena aktivitas harian, maka penggunaan decking kayu bukanlah pilihan tepat.
Ya, sebab material ini membutuhkan perawatan yang lebih intens ketimbang material decking lainnya.
Permukaan deck kayu wajib dibersihkan secara rutin agar tidak ditumbuhi oleh lumut, jamur, dan kotoran.
Tak hanya itu, ia juga harus diberi lapisan coating atau finishing ulang secara berkala untuk menjaga tampilan dan kualitasnya dari pengaruh cuaca.
Tanpa adanya perawatan yang tepat, maka jangan harap usia pakai decking kayu bisa panjang.
2. Harga Cenderung Mahal
Jenis kayu yang digunakan untuk deking memang bukanlah jenis biasa, karena harus memiliki kualitas premium agar lebih tahan terhadap cuaca maupun rayap.
Sehingga tak heran jika Harga Decking Kayu relatif mahal ketimbang beberapa jenis material deck lain.
Selain mahal dari segi material, anda juga harus memperhitungkan biaya pemasangan, rangka pendukung, dan biaya perawatan selama penggunaan.
Meski biaya diawal terbilang besar, banyak orang yang menyukai decking kayu karena daya tahan dan keindahannya untuk dijadikan investasi jangka panjang.
3. Berpotensi Mengalami Perubahan Warna dan Bentuk
Dikarenakan material alami, tentunya kayu berpotensi mengalami perubahan warna akibat paparan sinar matahari secara langsung dalam jangka panjang.
Perubahan warna decking kayu biasanya meliputi kehitaman hingga abu-abu.
Tak hanya berubah warna, deck kayu juga bisa mengalami pemuaian dan penyusutan akibat perubahan suhu serta kelembapan.
Oleh karenanya, proses pemasangan decking harus mempertimbangkan jarak antar papan dan sistem drainase agar tetap stabil.
Nah, itulah beberapa keunggulan dan kekurangan dari decking kayu.
