Perbandingan decking wpc dan decking kayu – Decking merupakan material yang umumnya diaplikasikan sebagai lantai outdoor dan berbagai kebutuhan eksterior lainnya.
Sebenarnya ada beragam bahan decking yang tersedia dipasaran. Namun, decking berbahan WPC (Wood Plastic Composite) dan kayu solid menjadi yang paling populer.
Baik decking WPC maupun decking kayu solid tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai perbandingan decking WPC dengan decking kayu solid, yuk simak langsung ulasannya di bawah ini.
Perbandingan Decking WPC dan Decking Kayu Solid
Untuk membandingkan 2 jenis decking outdoor ini, ada beberapa aspek yang akan kita perdalam, yiatu data tahan, proses perawatan, tampilan dan harga.
1. Daya Tahan

- Decking WPC
Sesuai dengan namanya, decking WPC ini terbuat dari campuran bahan plastik dan serat kayu. Melalui perpaduan bahan tersebut, decking WPC tahan terhadap cuaca ekstrim, serangan hama, dan pelapukan.
Dikarenakan material plastiknya yang lebih dominan, maka tak heran jika decking WPC tidak mudah mengalami keretakan atau melengkung.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, warna decking WPC tidak mudah memudar meski terkena paparan sinar matahari dalam jangka waktu yang lama.
Selengkapnya : Apa Itu Kayu Plastik Komposit? Begini Plus Minus WPC!
- Decking Kayu Solid
Decking Kayu Solid juga memiliki tingkat ketahanan dan keawetan yang mumpuni. Namun, hal tersebut tergantung dan perawatannya.
Pasalnya, tidak semua jenis kayu memiliki tingkat ketahanan dan keawetan yang sama. Jika tidak diberi perawatan yang tepat, maka Decking Kayu Solid akan rentan mengalami pemuaian, penyusutan, pemudaran warna, pelapukan, hingga serangan hama rayap.
Selain proses perawatan, jenis kayu juga sangat berpengaruh terhadap kualitas Decking Kayu Solid secara keseluruhan.
Oleh karenanya, pilihlah jenis Decking Kayu Solid yang benar-benar berkualitas tinggi.
Baca selengkapnya: 5 Pilihan Decking Kayu Untuk Kebutuhan Lantai Outdoor
2. Proses Perawatan
Dari segi perawatan, tampaknya decking kayu WPC lebih unggul ketimbang decking kayu solid. Bagaimana tidak? Sebab decking WPC tidak perlu di cat ulang, pengamplasan, maupun finishing.

Kamu hanya perlu membersihkannya secara berkala dengan menggunakan air dan sabun untuk menjaga kebersihan decking WPC.
Tak seperti decking kayu solid yang membutuhkan perawatan khusus untuk menjaga tingkat ketahanan dan keawetannya.
Perawatan decking kayu solid secara berkala mulai dari membersihkan, pengecatan ulang, dan memberi lapisan coating untu melindunginya dari faktor cuaca maupun serangan hama rayap.
Bahkan, decking kayu solid juga perlu dilakukan pengamplasan untuk menghilangkan goresan pada permukaannya.
Baca juga: Perbedaan Lantai Decking WPC Atau SPC
3. Tampilan Estetika
Meskipun terbuat dari bahan plastik, namun decking WPC juga tersedia kedalam motif yang menyerupai kayu asli lho.

Dengan motifnya yang menyerupai kayu asli, tentu saja penggunaan decking WPC dapat menghadirkan kesan yang elegan dan natural pada hunian.
Kendati demikian, keindahan decking WPC memang tidak seindah dan seoriginal kayu solid.
Berbeda dengan decking kayu solid, dimana ia memiliki tampilan warna dan pola serat khas kayu asli yang tidak bisa ditandingi oleh decking WPC.
Meskipun proses perawatannya lebih rumit, namun decking kayu solid tetap saja banyak peminatnya karena memiliki keindahan yang alami dan natural.
4. Harga
Hal berikutnya yang menjadi bahan perbandingan diantara decking kayu WPC dan decking kayu solid, yakni dari segi harga.

Soal harga, mungkin decking WPC memang lebih mahal jika dibandingkan dengan beberapa jenis decking kayu solid.
Kendati demikian, biaya perawatan decking WPC lebih rendah sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk proses perawatan jangka panjang.
Decking kayu solid dengan harga murah hanya berlaku untuk jenis-jenis kayu lunak saja, seperti decking kayu pinus, jati belanda, dan sebagainya.
Namun untuk jenis kayu keras seperti merbau dan ulin, maka harganya akan lebih tinggi karena kualitasnya memang diatas rata-rata kayu lain.
Selain itu, penggunaan decking kayu solid juga harus siap mengeluarkan biaya tambahan untuk proses perawatan jangka panjang. Lantas, berapakah harga decking kayu solid?
Artikel Terkait: Harga Decking WPC Per Batang dan Per Box
Tabel Perbandingan Decking WPC dan Kayu Solid
| Aspek | Decking WPC | Decking Kayu Solid |
|---|---|---|
| Daya Tahan | Tahan terhadap rayap, jamur, dan air, namun bisa melengkung akibat suhu ekstrem. Umur pakai sekitar 10-25 tahun. | Sangat kuat dan tahan lama, terutama jenis kayu keras seperti ulin dan merbau. Bisa bertahan 20-50 tahun jika dirawat dengan baik. |
| Perawatan | Perawatan mudah, cukup dibersihkan secara berkala tanpa perlu pelapis tambahan. Tidak perlu pernis atau coating ulang. | Memerlukan perawatan rutin seperti pelapisan ulang dengan coating atau oil agar tidak lapuk dan retak. |
| Estetika | Tampilan menyerupai kayu alami, tetapi tetap terasa lebih “buatan”. Pilihan warna dan tekstur beragam. | Memberikan kesan natural dan mewah dengan serat kayu asli yang khas. Setiap potongan memiliki pola unik. |
| Harga | Lebih murah dibandingkan kayu solid, harga berkisar Rp 300.000 – Rp 600.000/m². | Lebih mahal, tergantung jenis kayu. Untuk kayu ulin atau merbau bisa mencapai Rp 450.000 – Rp 870.000/m². |
Jadi Anda mau pilih yang mana?
Masing-masing material memiliki kunggulannya tersendiri, sehingga diakhir Anda sendiri yang menentukan, mau WPC atau kayu solid. Terlepas dari pilihan Anda, kami Lantai-kayu.co.id menawarkan product berkualitas dari kayu solid. Ulin, merbau, Bengkirai, jati bisa Anda dapatkan di Toko kami.
Bila Anda tertarik menggunakan decking kayu untuk area eksterior hunian, bisa langsung menghubungi marketing kami :

Untuk informasi mengenai pertanyaan, pembelian, atau konsultasi, silakan langsung hubungi tim kami. Layanan ini tersedia di seluruh Indonesia
Nah, itu dia 4 hal yang membedakan antara decking kayu WPC dengan decking kayu solid, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.
Bagaimana, apakah kamu lebih suka decking kayu solid atau decking WPC?
