Mengenal Lantai Tegel – Pemilihan jenis material lantai yang akan digunakan pada sebuah hunian atau bangunan memang terkadang cukup menyulitkan dalam menentukannnya.
Selain mempertimbangkan faktor lingkungan, kita juga mesti memperhitungkan budget keuangan dan model lantai agar bisa menyesuaikan dengan desain interior rumah.
Supaya gak bingung dan tidak salah pilih, di era yang modern ini sudah banyak tersedia beragam jenis material lantai yang siap pasang serta mempunyai ukuran dan motif yang bervariasi seperti parket kayu, vinyl, granit, keramik dan lantai laminasi.
Namun dari sekian banyaknya jenis lantai hunian yang tersedia dipasaran, terdapat salah satu material lantai yang mempunyai motif unik dengan struktur kokoh dan awet yaitu lantai tegel.
Pernah dengar jenis lantai rumah yang satu ini?

Ubin tegel dari dulu sudah populer dan penggunaannya banyak diaplikasikan di daerah keraton jogja karena biasanya kerap di jumpai pada lingkungan keluarga bangsawan atau kerajaan.
Lambat laun, pemakaian ubin tegel ini mulai semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu.
Masyarakat lokal mulai melirik material lantai ubin karena memiliki warna yang menarik dan motif yang unik sehingga banyak sekarang ini yang mulai menerapkannya pada bangunan hunian tempat tinggal komersial.
Baca juga: Lantai SPC VS Lantai Laminate: Perbandingan Kualitas
Apa itu ubin tegel?
Ubin tegel adalah material lantai yang terbuat dari bahan campuran mill, pasir dan semen. Sementara bagian permukaannya diberi sentuhan motif khas vintage dan terkesan klasik.

Kata “tegel” sendiri merupakan serapan dari bahasa Belanda yang berartikan ubin. Selain itu, pembuatan menggunakan bahan pasir dan semen dengan teknik cement floor tile berasal dari didikan negara “Kincir Angin” tersebut.
Sejarah berkembangnya lantai tegel di Indonesia berasal dari sebuah pabrik barnama tegel & beton kunci di daerah keraton Yogyakarta yang dimulai sekitar tahun 1920-an.
Cetakan bentuk ubin tegel rata-rata berukuran 25 x 25 dan 50 x 50, dengan bentuk kotak dan terdapat beragam lapisan motif atau warna yang diadaptasi berdasarkan kebudayaan di dunia. Termasuk Indonesia.
Sementara di Indonesia sendiri ciri khas motif lantai tegel ini terinspirasi dari batik tulis yang kebanyakan mempunyai shadding warna yang cenderung lembut dan lebih gelap.
Artikel terkait : Mengenal lantai teraso
Ciri-ciri lantai tegel

Hampir sama dengan jenis material lantai pada umumnya, ubin tegel memiliki karakteristik yang cukup berbeda dan terdapat keunikannya tersendiri yang menjadi ciri khas utama. Diantaranya :
1. Motif permukaan yang beragam
Salah satu ciri-ciri ubin tegel yang cukup populer adalah memiliki tampilan motif atau warna yang sangat beragam dan jarang dimiliki oleh material lantai kebanyakan.
Motif-motif pada lantai tegel ini banyak pilihan yang bisa kita sesuaikan dengan desain interior hunian. Salah satunya motif kayu atau motif kontemporer.
2. Tekstur lantai dingin dan halus
Selain memiliki motif dan warna yang bervariasi, karakteristik lantai tegel juga bisa kalian lihat dari segi tekstur materialnya yang terasa halus dan berkesan dingin namun cenderung tidak licin.
Sehingga penggunaannya tidak hanya semata sebagai penutup lantai bangunan saja, namun dapat diaplikasikan juga sebagai interior dinding pada bagian dapur atau ruang tamu.
Tidak hanya sampai disitu saja, teksturnya yang dingin cocok diterapkan pada kondisi cuaca yang panas sehingga membuat ruangan atau hunian terasa sejuk.
Baca juga : Ciri-ciri lantai linoleum
3. Kokoh dan tidak mudah pecah

Ciri-ciri ubin tegel lainnya bisa kalian lihat dari segi permukaan pori-pori yang berukuran relatif besar sehingga membuatnya tidak mudah pecah.
Tingkat kekuatan lantai tegel lumayan tinggi, awet, kokoh namun tetap fleksibel dan terkesan keras walaupun terkena suhu panas ekstrem struktur material tegel tetap kuat hanya saja warna permukaannya yang memudar.
4. Terlihat klasik
Ubin lantai tegel punya warna atau motif yang berbeda dari jenis lantai motif pada umumnya. Nuansa klasik khas vintage terlihat pada permukaan ubin tegel yang mempunyai karakteristik tempo dulu.
Akan sangat cocok bila diterapkan pada desain rumah minimalis modern. Terlebih lagi motif tegel diadaptasi dari kebudayaan dunia termasuk Indonesia yang memiliki motif tersendiri yang tidak lekang oleh waktu.
Baca juga : Perbandingan lantai marmer dan granit
Plus minus lantai tegel

Setelah membahas karakteristik atau ciri-ciri dari ubin tegel, kurang lengkap rasanya jika belum mengetahui keunggulan dan kekurangan lantai tegel.
Apa sajakah itu? Simak ulasannya dibawah ini :
Kelebihan
- Cukup mudah diaplikasikan
- Mempunyai banyak motif atau warna
- Tidak mudah retak atau pecah
- Struktur material lantai cenderung kuat dan awet
- Tergolong sebagai lantai ramah lingkungan
- Harga lantai tegel relatif ekonomis
Sedangkan terdapat pula beberapa poin kelemahan ubin tegel supaya kalian bisa mempertimbangkan kembali agar tidak menyesal ketika membeli.
Kekurangan
- Motif lantai tegel akan cepat kusam atau memudar jika sering terkena pancaran sinar matahari dan curah hujan.
- Ubin tegel juga kurang cocok diaplikasikan sebagai lantai kamar mandi karena warnanya akan cepat memudar jika sering terkena air sabun.
- Jika dibersihkan menggunakan pembersih toilet, akan meninggalkan bekas belang putih pada bagian permukaannya.
- Proses pembuatan material tegel tergolong lama, dapat memakan waktu sekitar 3-6 bulan. Sehingga kita perlu memesan jauh-jauh hari jika ingin membelinya.
- Daya serap terhadap minyak kurang bagus.
- Dan tergolong sulit dalam hal perawatannya.
Demikian pembahasan kita kali ini mengenai ubin lantai tegel, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat ya. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga akhir.
