...
atap sirap kayu

Sekuat Apakah Atap Sirap Kayu? Yuk, Bahas Sampai Tuntas

Atap sirap kayu – Sebenarnya penggunaan atap sirap kayu memang masih belum terlalu populer di Indonesia.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena penggunaan atap sirap kayu bisa memakan biaya yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan material genteng lainnya.

Lantas, apa itu sirap kayu? Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi seputar atap sirap kayu, yuk simak langsung ulasan di bawah ini.

Pengertian Atap Sirap Kayu

Sirap merupakan variasi atap dengan bentuk lancip atau runcing dibagian ujung yang bahannya terbuat dari kayu asli.

Namun, tidak semua jenis kayu dapat dijadikan bahan baku untuk atap sirap. 

Pengertian Atap Sirap Kayu

Adapun beberapa kriteria pada jenis kayu yang dinilai cocok untuk dijadikan atap sirap, seperti tahan terhadap cuaca, tidak mudah mengalami keropos, memiliki tingkat kekuatan mumpuni, hingga tahan terhadap serangan rayap.

Kayu ulin menjadi salah satu jenis material yang memang paling tepat digunakan untuk kebutuhan atap sirap.

Baca juga: Decking Kayu Ulin, Kualitas Premium Harga Rp 700Rb/Meter

Mengingat kayu yang digunakan haruslah berkualitas tinggi, maka tak heran jika penggunaan atap sirap kayu hanya berlaku pada hunian kalangan menengah ke atas saja.

Dari segi tampilan, genteng sirap kayu ini benar-benar dapat menghadirkan kesan yang lebih mewah, elegan, dan natural. Begitupun dalam segi pemasangannya yang berbeda dengan jenis genteng pada umumnya.

Sehingga proses pemasangan genteng sirap kayu harus dikerjakan oleh orang-orang yang memang ahli dalam bidangnya.

Keunggulan Atap Sirap Kayu

Keunggulan Atap Sirap Kayu

1. Kuat dan Tahan Lama

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa atap sirap menggunakan jenis kayu dengan kualitas tinggi.

Alhasil, atap sirap kayu akan tahan terhadap berbagai faktor cuaca, seperti sengatan sinar matahari dan guyuran air hujan.

Bahkan yang lebih hebatnya lagi, atap sirap kayu juga memiliki kemampuan yang dapat menyerap panas sehingga suhu didalam rumah akan tetap terasa sejuk meski cuaca sedang panas-panasnya.

Tak hanya tahan terhadap faktor cuaca, atap sirap kayu juga tahan terhadap serangan rayap lho.

Baca juga: 8 Jenis Kayu Tahan Air dan Rayap, cocok disegala Ruang!

2. Proses Instalasi yang Cukup Mudah

Selain tahan terhadap berbagai faktor cuaca, proses pemasangan genteg sirap kayu juga terbilang cukup mudah.

Tentu saja hal ini sangat membantu dalam menghemat biaya operasional, karena proses pemasangannya tidak akan memakan waktu yang lama.

3. Tampilan yang Estetik dan Unik

Dikarenakan materialnya yang terbuat dari bahan kayu asli, sudah pasti penggunaan atap sirap dapat menonjolkan kesan etnik dan artistic pada sebuah hunian.

Pada umumnya, genteng sirap kayu berupa lembaran-lembaran kayu yang mana bagian ujungnya berbentuk runcing atau lancip.

Sedangkan tampilan warnanya cukup bervariasi, mulai dari cokelat, hitam, abu-abu, merah tua, dan lain sebagainya.

Baca juga: Memahami Jenis-jenis Genteng Metal dan Karakteristiknya

4. Semakin Tua Semakin Indah

Seperti sebuah peribahahasa “Tua-tua Keladi, makin tua makin menjadi”, itulah yang terjadi pada penggunaan atap sirap kayu.

Ya, semakin tua usia penggunaannya, maka atap sirap kayu tersebut akan terlihat semakin indah.

Berkat tampilannya yang semakin indah, secara otomatis hal itu dapat membuat nilai property semakin meningkat.

Dengan begitu, anda bisa menjual rumah dengan harga yang lebih tinggi lagi.

Kekurangan Atap Sirap Kayu

Kekurangan Atap Sirap Kayu

Setelah mengetahui keunggulannya, penting juga bagi anda untuk mengetahui berbagai kekurangan atap sirap kayu seperti berikut:

  • Menawarkan harga yang lebih mahal dari bahan genteng biasa
  • Proses perawatan yang tergolong rumit, terlebih ketika terjadi kebocoran karena akan sulit menemukan sumbernya
  • Tidak semua toko material bangunan menyediakan bahan kayu dengan kualitas tinggi.

Itu dia berbagai keunggulan dan kekurangan dari atap sirap kayu.

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan atap sirap kayu?

Scroll to Top