Jenis Kayu Tahan Air – Olahan kayu memang sering kali dipakai untuk memenuhi berbagai keperluan di bidang tertentu oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama di bidang kontruksi, furniture dan sejenisnya.
Terlebih lagi jika kayu yang dimanfaatkan adalah jenis kayu yang berkualitas tinggi dengan spesifikasi yang mumpuni, pasti sudah menjadi primadona bagi para produsen atau pengrajin kayu untuk diolah menjadi produk atau barang tertentu.
Bahkan hingga saat ini penggunaan elemen kayu di berbagai sektor kian meningkat seiring dengan kebutuhan pasar ditengah masyarakat, sehingga di era yang modern ini banyak yang mencari jenis kayu tahan air, kuat dan awet, serta mampu diterapkan pada area outdoor.
Hal ini bukan tanpa alasan, jenis kayu yang tahan rayap atau air kemungkinan besar banyak yang cari karena sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan di luar ruangan, digunakan sebagai bahan baku pembuatan furniture outdoor atau kontruksi berat.
Jenis-jenis kayu tahan air dan rayap
Rata-rata kedelapan jenis kayu tahan air diatas sudah dipakai untuk keperluan outdoor seperti dijadikan pagar minimalis, lantai luar ruangan, dinding lambersering, plafon kayu, pembuatan dermaga, bahan kontruksi, aquascape dan lain sebagainya. :
1. Kayu kamper

Kayu kamper merupakan jenis kayu yang berasal dari kawasan Kalimantan, ciri-ciri dari jenis kayu yang satu ini ialah memiliki serat kayu yang lurus dan bergelombang serta punyai tekstur permukaan yang kasar dan wangi kamper.
Kualitas kayu kamper sendiri terbilang cukup bagus, awet, tahan rayap dan air. Penggunaannya sering kali dimanfaatkan sebagai plafon lambersering, dinding kayu, furniture hingga kerajinan.
Harga kayu kamper ini tergolong murah bila dibandingkan dengan harga kayu jati, sehingga kerap kali dipakai sebagai alternatif pilihan.
Informasi Selengkapnya : Kelebihan Dan Kekurangan Kayu Kamper
2. Kayu meranti merah

Kayu meranti merah merupakan jenis kayu meranti yang sangat diungguli dari segi kualitas, baik dari tingkat kekerasan, ketahanan maupun keawetannya. Selain karakteristiknya yang tergolong bagus, namun kayu meranti juga harganya murah.
Diketahui bahwa, tingkat kekuatan kayu meranti kelas II-IV dan tingkat keawetan kelas III-IV, meskipun tergolong rendah akan tetapi kayu meranti merah ini cukup bisa diandalkan sebagai alternatif kayu outdoor karena tahan rayap.
Informasi Selengkapnya : Mengenal Kayu Meranti
3. Kayu keruing

Keruing banyak ditemukan di daerah Kalimantan, Sumatera, Bali dan Jawa. Kayu keruing ini punya tingkat kuat kelas II dengan tingkat awet kelas II-III. Dengan kualitas seperti itu menjadikan kayu keruing gunung ini kerap kali dipakai sebagai alternatif pengganti kayu jati, bengkirai dan merbau.
Kayu keruing sering kali dimanfaatkan sebagai lantai kayu outdoor atau decking, furniture, plafon, dinding, rangka atap dan untuk kebutuhan lainnya.
4. Kayu sonokeling

Jenis kayu tahan air yang satu ini mempunyai keunikan dari segi warna yang begitu eksotis yaitu kayu sonokeling berwarna hitam keungu-unguan dengan adanya aksen warna putih.
Serat kayunya juga cukup padat dan punya tektur permukaan yang sedikit agak kasar. Oleh para produsen kayu sonokeling ini tidak jarang digunakan untuk kebutuhan outdoor, seperti pembuatan tiang, parquet, elemen dekorasi luar ruangan.
Kayu sonokeling ini tahan rayap, air dan tidak mudah rusak. Serta mirip seperti kayu eboni.
5. Kayu bengkirai

Kayu bengkirai atau sering disebut yellow balau ini adalah kayu khas Kalimantan yang sering dipergunakan sebagai Jenis Lantai kayu outdoor, lantai kayu bengkirai, plafon lambersering, dinding hingga dijadikan model pagar minimalis.
Kualitasnya yang tinggi, menjadikan kayu bengkirai ini mampu dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai macam keperluan, baik dibidang interior maupun eksterior. Kayu yellow balau ini juga tahan terhadap air, rayap, panas sehingga cocok menjadi bahan baku pembuatan mebel.
6. Kayu merbau

Kayu merbau atau ipil, kayu besi ini banyak ditemukan di wilayah Papua & Kalimantan. Namun kayu ipil yang berasal dari Irian Jaya mempunyai kualitas yang diatas rata-rata, baik dari segi ketahanan, tingkat kekerasan dan keawetannya.
Selain dimanfaatkan untuk lantai parket outdoor, tetapi kayu merbau ini cenderung lebih suka dipakai untuk papan tangga kayu dan lantai kayu indoor.
Meskipun tahan air dan anti rayap, namun bila terkena endapan air kayu merbau ini dapat mengeluarkan getah merah.
7. Kayu jati

Siapa sih yang tidak kenal dengan kayu jati? Pastinya hampir setiap kalangan yang berkecimpung di dunia perkayuan Indonesia sudah tidak asing kembali dengan jenis kayu tahan rayap, air dan panas yang satu ini.
Kepopuleran kayu jati ini tak lain karena kualitasnya yang tinggi dan tampilan serat kayunya yang menarik perhatian.
Dari dulu hingga sekarang kayu jati atau teak wood ini semakin menjadi primadona, banyak dipergunakan atau dimanfaatkan sebagai bahan baku furniture, konstruksi bangunan dan elemen dekorasi rumah. Bahkan harganya terus naik.
Namun kayu jati ini terbagi menjadi beberapa grade atau jenis, terdapat kayu jati grade A, B dan C. Masing-masing mempunyai kualitas dan karakteristik yang berbeda.
Uniknya, kayu jati ini memiliki minyak pelumas alami anti rayap dan sifatnya tidak mudah rusak meskipun terkena curah hujan atau endapan air.
8. Kayu ulin

Kayu ulin atau ironwood ini merupakan jenis kayu dengan kualitas tingkat kekerasan paling tinggi, bahkan termasuk kedalam golongan 10 jenis kayu terkeras di dunia. Kayu khas Kalimantan dan Sulawesi ini bila terkena air maka sifatnya akan semakin keras, kuat dan dapat bertahan hingga puluhan tahun. Hebat bukan?
Dikarenakan kualitasnya yang bagus, sehingga tidak heran jika jenis kayu tahan air ini sering dimanfaatkan untuk bantalan rel kereta api, tiang penyangga, decking kayu ulin outdoor, plafon kayu minimalis, dinding lambersering dan lain sebagainya.
Kisaran harga kayu tahan air dan rayap

Pada umumnya jenis kayu waterproof dijual dengan harga yang relatif terjangkau dan variatif. Ada yang mahal dan ada yang murah, tergantung dari jenis kayu dan karakteristik serta kualitasnya. Namun biasanya harga kayu waterproof dan serangan rayap sekitar 500.000/m3, sedangkan harga kayu tahan air per meter bisa mencapai 200-300 ribuan.
Meskipun kayu biasa juga bisa tahan air berkat cat finishing waterproof, namun jenis kayu tahan air yang alami lebih bagus kualitasnya dan rata-rata karakteristiknya unik nan menarik.
Demikian ulasan kita kali ini mengenai daftar kayu tahan air, anti rayap dan dapat bertahan dari suhu panas atau dingin. Semoga pembahasan diatas dapat bermanfaat ya. Cukup sekian dan terimakasih.
Jadi, sudah tahu jenis kayu tahan air?
