Di era yang modern ini kayu lapis menjadi sebuah alternatif pilihan yang semakin populer dalam industri konstruksi, furniture, dan dekorasi.
Kayu Lapis, juga dikenal sebagai plywood, telah menjadi pilihan yang sering digunakan oleh para profesional dan penggemar desain untuk keberagaman kegunaannya.
Hampir sama dengan penggunaan HPL (High Pressure Laminate) yang sering dipakai untuk bahan pembuatan furniture minimalis.
Pernah dengar jenis kayu lapis yang satu ini?
Apa itu HPL?
HPL adalah kependekan dari High-Pressure Laminate, yang merupakan salah satu jenis laminasi permukaan yang terbuat dari resin tahan panas dan serat kertas atau serat kayu yang ditekan dengan tekanan tinggi.

HPL umumnya digunakan sebagai pelapis permukaan untuk berbagai aplikasi, termasuk furniture, interior ruangan, dan panel dekoratif.
High Pressure Laminate memiliki karakteristik yang membuatnya sangat populer dalam industri desain interior. Pertama, memiliki kekuatan dan ketahanan yang tinggi, sehingga tahan terhadap goresan, noda, dan aus.
Hal ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan pada permukaan yang rentan terhadap pemakaian yang intensif.
Selain itu, papan berlapis ini juga tahan terhadap panas dan kelembaban. Permukaannya dapat tahan terhadap suhu tinggi, seperti pada penggunaan di dapur atau dekat peralatan pemanas. Serta tahan kelembaban, sehingga dapat dipakai pada lingkungan lembab seperti kamar mandi.
High Pressure Laminate juga tersedia dalam berbagai pilihan warna, pola, dan tekstur yang memungkinkan para desainer dan pengguna untuk menciptakan tampilan yang unik dan menarik.
Dari pola kayu alami hingga desain modern yang abstrak, HPL dapat memberikan penampilan yang menarik dan estetis bagi berbagai proyek desain interior.
Selain itu, HPL juga mudah dalam perawatan dan pembersihannya. Permukaannya dapat dibersihkan dengan mudah menggunakan lap basah atau pembersih ringan, membuatnya menjadi pilihan yang praktis dan mudah dijaga kebersihannya.
Baca juga : Lantai Laminate Produk Alternatif Lantai Kayu Terbaik
Ciri-ciri High Pressure Laminate

Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum dari (High-Pressure Laminate):
- Ketebalan : High Pressure Laminate pada umumnya tersedia dalam ketebalan yang bervariasi, mulai dari 0,6 mm hingga 1,5 mm. Ketebalan ini memberikan kekuatan dan ketahanan yang baik pada material HPL.
- Struktur berlapis : HPL terdiri dari beberapa lapisan yang direkatkan bersama dengan tekanan tinggi. Lapisan-lapisan ini terbuat dari serat kertas atau serat kayu yang dicampur dengan resin tahan panas.
- Permukaan keras : High Pressure Laminate memiliki permukaan yang keras dan tahan terhadap goresan, benturan, dan aus. Permukaan keras ini memberikan ketahanan yang baik terhadap pemakaian sehari-hari dan pemakaian yang intensif.
- Keberagaman warna, pola, dan tekstur : HPL tersedia dalam berbagai pilihan warna, pola, dan tekstur. Ini mencakup pola kayu alami, desain abstrak, motif geometris, serta berbagai opsi tekstur seperti halus, kasar, atau tekstur yang meniru bahan alami lainnya.
- Kemampuan lentur : High Pressure Laminate memiliki kemampuan lentur yang baik, memungkinkan penggunaannya di berbagai proyek yang memerlukan penyesuaian bentuk atau kontur.
Ciri-ciri di atas memberikan gambaran tentang karakteristik umum High Pressure Laminate. Namun, penting untuk diingat bahwa ciri-ciri ini dapat bervariasi tergantung pada merek dan jenis HPL yang digunakan.
Baca juga : Jenis plywood
Kelebihan HPL
- Kekuatan dan tahan lama : High Pressure Laminate memiliki daya tahan yang tinggi terhadap goresan, aus, noda, dan benturan. Permukaannya sangat kuat dan tahan terhadap pemakaian yang intensif, menjadikannya cocok untuk aplikasi yang memerlukan ketahanan yang baik.
- Ketahanan terhadap panas dan kelembaban : Jenis papan lapis ini juga dapat menahan suhu tinggi dan kelembaban, sehingga cocok untuk digunakan di area yang sering terkena panas atau kelembaban tinggi, seperti dapur dan kamar mandi.
- Pilihan desain yang beragam : HPL tersedia dalam berbagai pilihan warna, pola, dan tekstur. Ini memungkinkan desainer dan pengguna untuk memilih yang sesuai dengan gaya dan preferensi mereka, termasuk pola kayu alami, desain abstrak, atau motif yang lebih modern.
- Perawatan yang mudah : High Pressure Laminate mudah dibersihkan dan dirawat. Permukaannya tidak memerlukan perawatan khusus dan dapat dibersihkan dengan lap basah atau pembersih ringan.

Kekurangan HPL
- Rentan terhadap goresan halus : Meskipun tahan terhadap goresan, permukaannya tetap rentan terhadap goresan halus dan benda tajam. Sebaiknya menghindari penggunaan benda tajam langsung di permukaan HPL.
- Tidak bisa diperbaiki : Jika permukaannya mengalami kerusakan yang signifikan, seperti goresan dalam atau kerusakan fisik lainnya, sulit untuk diperbaiki. Biasanya, perlu mengganti seluruh panel atau permukaan yang terkena.
- Biaya yang relatif tinggi : High Pressure Laminate bisa memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan pelapis permukaan lainnya, seperti laminasi plastik atau melamik. Hal ini perlu diperhitungkan dalam anggaran proyek desain.
- Potensi perubahan warna : Beberapa jenis HPL mungkin mengalami perubahan warna atau perubahan kecil dalam sifat fisiknya seiring berjalannya waktu dan paparan sinar UV. Meskipun ini terjadi dalam kasus-kasus tertentu, perlu memilih jenis HPL yang tahan terhadap perubahan tersebut jika akan digunakan di area yang terkena sinar matahari langsung.
Itulah dia beberapa poin keunggulan dan kelemahan yang dimiliki oleh High Pressure Laminate, pastikan kalian mempertimbangkannya terlebh dahulu agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan budget anggaran.
Baca juga : Kelebihan dan kekurangan wood plank
Kisaran harga dan ukuran HPL

Harga dan ukuran HPL di Indonesia dapat bervariasi tergantung pada merek, kualitas, dan spesifikasi produk yang dipilih. Namun, berikut adalah kisaran umum harga dan ukuran HPL di pasaran Indonesia:
- Ukuran HPL : HPL umumnya tersedia dalam ukuran standar lembaran dengan ketebalan antara 0,6 mm hingga 1,5 mm. Ukuran lembaran standar biasanya sekitar 1220 mm x 2440 mm. Namun, ada juga variasi ukuran yang lebih kecil atau lebih besar tergantung pada produsen dan distributor.
- Kisaran Harga : Kisaran harga HPL per lembar juga dapat bervariasi tergantung pada merek dan kualitas produk. Namun, sebagai panduan umum, harga HPL di Indonesia berkisar antara sekitar Rp 300.000 hingga Rp 1.000.000 per lembar, tergantung pada ketebalan, merek, dan kualitas HPL tersebut.
Perlu diingat bahwa harga dan ketersediaan HPL juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti lokasi geografis, penjual, dan fluktuasi pasar.
Artikel terkait : Harga Lantai Kayu Per Meter
Bagaimana, tertarik menggunakan HPL (High Pressure Laminate)?
Sekian pembahasan kita kali ini, semoga ulasan diatas dapat membantu dan bermanfaat ya. Terimakasih.
