...
Pusat Lantai kayu jenis batu marmer

5 Jenis Batu Marmer Mulai Dari yang Import Hingga Lokal

Jenis Batu Marmer – Selain granit, marmer juga merupakan salah satu material alami berupa batuan metamorf yang terbentuk dari batu kapur (limestone).

Ya, batuan tersebut mengalami proses metamorphosis karena adanya tekanan dan suhu yang sangat tinggi didalam bumi.

Sehingga terciptalah marmer dengan struktur kristal kokoh dan corak atau motif alami yang begitu khas.

Bahkan yang lebih menariknya lagi, marmer terdiri kedalam beberapa jenis dengan tampilan dan karakteristik yang berbeda-beda lho.

perbedaan harga marmer dengan lantai kayu

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai jenis-jenis marmer mending simak langsung ulasannya dibawah ini.

5 Jenis Marmer Terpopuler

1. Marmer Carrara

Menurut informasi yang didapat, Marmer Carrara berasal dari Kawasan Tuscany, Italia yang dinobatkan sebagai salah satu jenis marmer terpopuler di dunia.

Marmer Carrara

Ciri khas Marmer Carrara terdapat pada tampilannya yang berwarna putih atau abu-abu muda, serta memiliki urat halus yang berwarna abu-abu hingga biru keabu-abuan.

Pada bidang dekorasi interior rumah, Marmer Carrara kerap diaplikasikan untuk lantai maupun dinding.

Pasalnya, tampilan Marmer ini dapat menyuguhkan kesan yang lebih elegan, natural, dan klasik.

Terlebih warna Marmer Carrara yang cenderung netral, sehingga membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior rumah.

Baca juga: Mengenal Material Granit Beserta Pemanfaatannya

2. Marmer Statuario

Selain Carrara, Marmer Statuario juga berasal dari negara Italia yang memang terkenal karena keindahan visualnya.

Bagaimana tidak? Sebab Marmer Statuario mengusung warna dasar putih cerah dengan kontras urat yang lebih tegas ketimbang marmer Carrara.

Marmer Statuario

Adapun pola corak uratnya yang besar dengan warna abu-abu hingga hitam, sehingga dapat menciptakan kesan artistik dan mencolok.

Pada penggunaannya, Marmer Statuario biasa diaplikasikan sebagai lantai indoor untuk ruang tamu, ruang makan, hingga area komersial lainnya.

Akan tetapi, Marmer Statuario dinilai kurang cocok ketika dipadukan dengan motif lain karena tampilannya yang memang sudah mencolok.

3. Marmer Emperador

Bagi anda yang lebih suka dengan kesan hangat dan earthy, maka Marmer Emperador merupakan pilihan paling tepat.

Ya, sebab jenis marmer dari Spanyol ini mengusung warna dasar cokelat muda hingga cokelat tua, serta memiliki urat tipis yang berwarna krem atau keemasan.

Marmer Emperador

Dengan tampilan tersebut, Marmer Emperador dapat memberikan nuansa yang natural dan kehangatan.

Dikarenakan warna dasarnya yang berupa cokelat, sehingga cocok dipadukan dengan material kayu maupun material lainnya untuk interior bergaya rustic dan klasik.

Marmer Emperador sering diaplikasikan untuk dekorasi lantai dan dinding pada berbagai jenis bangunan, mulai dari kantor, restort, hotel, hingga rumah.

4. Marmer Tulungagung

Marmer lokal juga tidak kalah berkualitasnya dengan marmer import. Ya, Marmer Tulungagung menjadi salah satu jenis marmer lokal dengan kualitas terbaik.

Marmer Tulungagung

Hal itu terbukti, yang mana marmer dari daerah Tulungagung ini sudah diekspor ke berbagai belahan negara.

Marmer Tulungagung mengusung warna yang cukup bervariasi, mulai dari putih, abu-abu muda, hingga krem.

Terdapat pula pola uratnya yang cenderung lembut dan halus, sehingga dapat menyuguhkan kesan natural.

Tingkat kekerasan Marmer Tulungagung termasuk kedalam ketegori sedang yang membuatnya cocok untuk penggunaan interior, seperti meja dapur (counter top), lantai, dinding, dan dekorasi lainnya.

Dari segi harga, tentunya Marmer Tulungagung jauh lebih murah dibandingkan dengan jenis-jenis marmer import.

Baca juga: 7 Jenis Batu Alam untuk Dekorasi Rumah Natural & Elegan

5. Marmer Ujung Pandang

Marmer Ujung Pandang

Selanjutnya ada jenis marmer dari daerah Ujung Pandang atau yang sekarang Bernama kota Makassar (Sulawesi Selatan).

Selain dikenal karena tampilannya yang indah, Marmer Ujung Pandang juga memiliki tingkat ketahanan yang cukup baik.

Marmer Ujung Pandang mengusung warna abu-abu, putih, atau krem dengan pola urat yang lebih tegas.

Tingkat kekerasannya terbilang cukup tinggi, sehingga ia cenderung lebih tahan terhadap goresan maupun benturan.

Nah, karena keunggulannya inilah yang membuat Marmer Ujung Pandang selalu diaplikasikan untuk lantai dengan lalu lintas tinggi, seperti perkantoran, restoran, café, dan bangunan komersil lainnya.

Baca Juga: Inilah Alasan Lantai Keramik Banyak Peminatnya!

Harga Marmer yang Terbaru

Harga marmer dipasaran memang berbeda-beda karena akan dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Faktor pertama yang dapat mempengaruhi harga marmer, yakni daerah asal seperti jenis lokal dan import.

Selain daerah asal, jenis dan motif juga sangat mempengaruhi harga marmer, begitu pun dengan ketebalan dan ukuran slab-nya.

Semakin tebal dan besar potongan marmer, maka akan semakin mahal pula harga yang ditawarkannya.

Faktor berikutnya yang akan mempengaruhi harga marmer, yakni proses finishing. Ya, marmer yang sudah dipoles mengkilap biasanya lebih mahal ketimbang marmer mentah.

Baca juga: Update Harga Lantai Kayu dan Biaya Pasang

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa harga marmer lokal lebih murah dibanding marmer import.

Untuk marmer jenis lokal seperti Tulungagung maupun Ujung Pandang biasanya dibanderol dengan kisaran harga Rp 300 ribu – Rp 600 ribu per meter persegi.

Sedangkan marmer import dengan kualitas standar seperti Emperador dijual sekitar Rp 800 ribu sampai Rp 1,5 juta per meter persegi.

Adapun jenis marmer import premium seperti Carrara dan Statuario yang harganya berada dikisaran Rp 2 juta hingga Rp 3,5 jutaan per meter persegi.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis batu marmer beserta daftar harga terbarunya, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan referensi.

Scroll to Top