...
jenis kaca untuk lantai

Apakah Kaca Bisa Digunakan Untuk Lantai?

Jenis Kaca untuk lantai – Biasanya material kaca kerap diaplikasikan sebagai panel pada jendela maupun pintu yang berfungsi untuk memaksimalkan pencahayaan alami, sekaligus memberikan tampilan modern.

Seiring dengan perkembangan zaman, kini material kaca juga bisa diaplikasikan sebagai pijakan lantai lho.

Akan tetapi, kaca yang digunakan bukanlah jenis sembarangan. Ya, jenis kaca yang digunakan untuk kebutuhan lantai tentunya harus memiliki tingkat kekuatan dan ketahanan yang mumpuni.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai jenis-jenis kaca lantai terbaik, yuk simak langsung ulasan dibawah ini.

4 Jenis Kaca Terbaik Untuk Lantai

jenis-jenis kaca lantai

1. Kaca Laminated

Jenis Kaca Laminated terdiri dari dua lembaran kaca atau bahkan lebih yang direkatkan menggunakan lapisan film PVB maupun EVA.

Sehingga ia memiliki struktur padat dan cukup keras, yang membuatnya cocok diaplikasikan untuk pijakan lantai.

Baca juga: Laminated Flooring: Spesifikasi Harga dan Plus Minus Lengkap

2. Kaca Tempered

Kaca Tempered dibuat dengan proses pemanasan tinggi hingga lebih dari 600 derajat celcius, kemudian di dinginkan dengan cepat untuk meningkatkan kekuatannya.

Jenis kaca ini sudah terbukti tahan terhadap benturan keras dan beban berat, sehingga cocok untuk konstruksi lantai dengan lalu lintas tinggi.

3. Kaca Double Layer Atau Triple Layer

Untuk kebutuhan proyek skala besar seperti pusat perbelanjaan, jembatan kaca, atau balkon, biasanya akan menggunakan kombinasi dua hingga tiga lapisan kaca laminated.

Adapun ukuran ketebalannya dimulai dari 25 mm hingga 40 mm untuk mendapatkan kekuatan struktural yang maksimal.

4. Kaca Buram dan Kaca Berwarna

Jika ingin meningkatkan privasi, anda bisa menggunakan jenis kaca buram atau kaca berwarna.

Efek yang ditimbulkan tidak sepenuhnya transparan, namun masih tetap memberikan cahaya alami dan tampilan elegan.

Keunggulan Lantai Kaca

keunggulan lantai kaca

1. Tampilan Visual yang Unik dan Berestetika

Material kaca dapat menyuguhkan tampilan yang modern sekaligus elegan. Ketika diaplikasikan untuk lantai, sehingga akan memberikan kesan melayang, ringan, dan futuristic.

Tentu saja lantai kaca sangat ideal diterapkan untuk interior bergaya minimalis, modern, kontemporer, atau industrial.

Baca juga: 5 Jenis Bahan Tikar Lantai yang Menarik Untuk Dibahas

2. Memaksimalkan Pencahayaan Alami

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa salah satu keunggulan lantai kaca terdapat pada fungsinya untuk memaksimalkan pencahayaan alami.

Dengan sifatnya yang transparan, sehingga akan membuat ruangan dibawahnya tetap terang tanpa membutuhkan cahaya lampu.

3. Memberikan Kesan yang Lebih Luas

Tak hanya memaksimalkan pencahayaan alami, lantai kaca juga dapat memberikan kesan yang lebih luas pada ruangan.

Itu sebabnya, mengapa lantai kaca kerap diaplikasikan pada area mezzanine, balkon dalam ruangan, atau tangga gantung.

4. Kokoh dan Aman Digunakan

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa kaca yang digunakan untuk lantai bukanlah jenis sembarangan.

Seperti halnya jenis kaca laminated atau tempered yang kokoh, dimana ia mampu menahan beban hingga ratusan kilogram per meter persegi.

Seandainya terjadi keretakan, kaca tersebut tidak akan langsung pecah dan tetap menempel pada lapisan perekat yang membuatnya aman dari risiko luka.

5. Mudah Dibersihkan

Dengan sifatnya yang tidak menyerap air maupun noda, perawatan lantai kaca terbilang mudah.

Ya, lantai kaca cukup dibersihkan dengan cara disapu atau di pel menggunakan cairan pembersih secara berkala untuk menjaga kilauan dan kejernihannya.

Kekurangan Lantai Kaca

Dibalik keunggulannya, lantai kaca juga memiliki berbagai kekurangan yang harus diketahui seperti berikut:

  • Harga lantai kaca bisa lebih mahal dibandingkan dengan material keramik maupun parket kayu, karena proses instalasinya yang memerlukan keterampilan khusus.
  • Meski mudah dibersihkan, faktanya lantai kaca rentan terhadap kotoran dan debu sehingga harus sering dibersihkan.
  • Bagi orang dengan fobia ketinggian, tentunya lantai kaca dirasa kurang nyaman bahkan cenderung menakutkan.
  • Lantai kaca cenderung licin saat terkena air atau kelembapan, sehingga harus diberi lapisan anti slip agar lebih aman.

Ukuran Kaca yang Direkomendasikan Untuk Lantai

Guna memastikan kenyamanan dan keamanan, ketebalan lantai kaca biasanya akan dipilih berdasarkan beban maksimal yang diterimanya.

Untuk area rumah atau interior ringan biasanya menggunakan kaca dengan ketebalan berkisar 15 mm sampai 25 mm.

ukuran lantai kaca

Berbeda dengan kebutuhan balkon maupun jembatan kecil, yang mana ketebalan kacanya berukuran 25 mm hingga 35 mm.

Sedangkan untuk kebutuhan skywalk atau area publik, disarankan menggunakan lantai kaca dengan ketebalan diatas 35 mm.

Disisi lain, struktur pendukung lantai kaca biasanya menggunakan rangka baja yang tahan karat atau aluminium tebal agar lebih stabil.

Sistem pendukung tersebut harus dirancang oleh para ahli untuk mendapatkan struktur lantai kaca yang benar-benar aman digunakan.

Harga Lantai Kaca Terbaru

Harga lantai kaca dipasaran memang cukup bervariasi karena dibedakan berdasarkan jenis, ukuran tebal, dan volume.

Untuk kaca lantai jenis laminate standar dibanderol dengan harga mulai dari Rp 600 ribuan per meter persegi.

harga lantai kaca

Namun, jenis kaca laminated hanya cocok untuk aplikasi ringan dan bukan untuk lantai berat.

Adapun harga kaca tempered dengan ketebalan 10-20 mm berkisar Rp 2,5 juta sampai Rp 3,5 juta per meter persegi. Kaca ini cocok untuk lantai dengan lalu lintas tinggi.

Baca juga: Harga Parket Lantai Per Dus Untuk Rumah

Sementara itu, kombinasi kaca laminated dan tempered dengan ketebalan 10-19 mm dibanderol sekitar Rp 2,8 juta hingga Rp 3,8 jutaan per meter persegi.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis kaca terbaik untuk kebutuhan lantai beserta daftar harga terbarunya.

Bagaimana, apakah anda berminat untuk menggunakan lantai kaca?

Scroll to Top