Jenis kayu untuk pergola – Dari segi fungsi, sebenarnya pergola memang mirip dengan gazebo.
Hanya saja perbedaannya terdapat pada struktur bangunan, dimana pergola terdiri dari tiang dan balok kayu yang disusun terbuka tanpa penutup atap.
Akan tetapi, tidak semua jenis kayu bisa dijadikan pergola. Ya, sebab kayu yang digunakan harus tahan terhadap cuaca karena penempatannya di area outdoor.
Lantas, jenis kayu seperti apakah yang cocok untuk membuat pergola? Nah, biar gak penasaran mending simak langsung ulasan dibawah ini.
4 Jenis Kayu Terbaik Untuk Pergola
1. Kayu Merbau
Untuk tampilan visualnya, kayu merbau mengusung warna cokelat kemerahan dengan pola serat yang berbentuk lurus.
Tampilan tersebut membuatnya cocok diaplikasikan untuk pergola pada hunian yang bergaya modern, vila, atau resort.

Soal karakteristik, kayu ini termasuk jenis hardwood (kayu keras) karena strukturnya yang sangat padat dan berbobot berat.
Pergola dari kayu merbau sangat ideal dipadukan dengan dinding berwarna netral, lantai batu alam, maupun decking kayu untuk tampilan yang lebih harmonis.
Meski demikian, ketahanan kayu merbau terhadap cuaca akan dipengaruhi oleh kualitas, kondisi lingkungan, desain sambungan, dan perawatan.
Baca juga: Decking Kayu Merbau (Untuk Lantai Outdoor)
2. Kayu Ulin
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa kayu ulin dikenal karena strukturnya yang sekeras besi.
Sehingga ia memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap pengaruh cuaca dalam jangka panjang. Kayu asal Kalimantan ini tampil dengan warna cokelat tua yang memiliki pola serat khas.

Tentunya pergola dari kayu ulin dapat menghadirkan kesan mewah sekaligus elegan, sehingga cocok dikombinasikan dengan tanaman tropis maupun elemen outdoor lainnya.
Namun, kayu ulin akan mengalami perubahan warna menjadi kehitaman seiring dengan waktu pemakaian.
Disisi lain, kualitas kayu, kadar air, desain konstruksi, dan kondisi pemasangan juga menjadi penentu terhadap ketahanan pergola ulin.
Agar mendapatkan hasil yang maksimal, maka gunakan ukuran tiang dan balok yang sesuai dengan bentang pergola dan beban yang harus ditopang.
3. Kayu Bengkirai
Struktur kayu bengkirai tergolong cukup keras yang membuatnya cocok untuk dijadikan pergola.
Secara visual, kayu ini mengusung warna cokelat kekuningan yang dapat menciptakan nuansa ceria sekaligus hangat pada area outdoor.

Berkat tampilan warnanya yang cenderung cerah, tentu pergola kayu bengkirai ideal dikombinasikan dengan tanaman rambat, batu alam, dan sebagainya.
Namun, penting untuk memperhatikan proses pengeringan dan pemasangannya.
Ya, sebab kayu bengkirai yang belum cukup kering bisa mengalami perubahan dimensi, sehingga berpotensi menimbulkan celah atau perubahan pada bagian sambungan.
Maka dari itu, penggunaan bahan pelapis yang tepat untuk eksterior juga sangat membantu dalam menjaga tampilan permukaan kayu.
Melalui pemilihan material dan konstruksi yang benar, pergola kayu bengkirai bisa menjadi area bersantai yang menarik serta mempertegas nuansa alami pada eksterior rumah.
Baca juga: Gazebo Kayu Bengkirai yang Mempercantik Eksterior Bangunan
4. Kayu Keruing
Jenis kayu terbaik berikutnya yang cocok untuk membuat pergola, yakni bernama keruing (kruing).
Kayu ini memiliki warna cokelat kemerahan dengan pola serat yang khas, sehingga dapat menciptakan tampilan visual yang menarik.

Pada pergola outdoor, pemilihan kayu keruing harus mempertimbangkan tingkat pengeringan, potensi perubahan bentuk, serta kebutuhan perlindungan terhadap cuaca.
Penambahan coating khusus dan desain konstruksi yang memungkinkan air mengalir dengan baik sangat membantu dalam menjaga kualitas kayu.
Nah, itu dia beberapa jenis kayu terbaik yang bisa anda pilih untuk dijadikan pergola outdoor.
