Mengenal Sketsel Kayu – Dari sekian banyaknya jenis material yang tersedia dipasaran, kayu menjadi salah satu jenis yang paling banyak diaplikasikan. Hal itu bukan tanpa alasan, karena kayu memiliki sifat yang multifungsi sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Mulai dari konstruksi bangunan, mebel, furniture, kerajinan tangan, aksesoris, dan masih banyak lagi. Belakangan ini sketsel kayu sedang digandrungi oleh masyarakat, terlebih bagi mereka yang tinggal di rumah tipe minimalis.
Lantas, apa yang dimaksud dengan sketsel kayu? dan untuk apa fungsinya?
Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi seputar sketsel kayu, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.
Pengertian Sketsel
Pada dasarnya, sketsel merupakan sebuah produk furinture atau mebel yang kerap diaplikasikan sebagai sekat. Itu artinya, sketsel berperan sebagai pembatas dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Umumnya Sketsel sernig digunakan oleh kalangan desainer maupun para arsitek untuk membagi antar ruangan.

Tak hanya berperan sebagai pembatas saja, bahkan keberadaan Sketsel ini juga dapat memperindah tampilan interior rumah. Sketsel terdiri dari beragam jenis model dan bentuk sehingga bisa dipilih sesuai selera.
Namun, masih banyak yang beranggapan bahwa sketsel dengan kisi-kisi itu adalah elemen yang serupa. Ya, hal ini dikarenakan fungsi sketsel dan kisi-kisi sama-sama berperan sebagai sekat antar ruangan. Padahal, antara sketsel dengan kisi-kisi itu merupakan jenis furniture yang berbeda lho.
Baca Juga : Kelebihan & Kekurangan Kisi-kisi Kayu Solid Untuk Hunian
Selain menyediakan model yang bervariasi, material sketsel juga terdiri lagi kedalam beberapa jenis berbeda. Ya, mulai dari kayu, kaca, fiber, dan lain sebagainya.
Akan tetapi, sketsel yang berbahan kayu lebih banyak diminati ketimbang jenis material lainnya lho. Lantas, alasan yang membuat Sketsel Kayu lebih banyak diminati?
Keunggulan Sketsel Kayu

1. Kokoh dan Tahan Lama
Keunggulan pertama dari Sketsel Kayu yang harus kamu ketahui, yakni memiliki tingkat kekuatan dan kekuatan yang sangat mumpuni. Sehingga tak heran jika Sketsel Kayu ini dapat digunakan hingga puluhan bahkan ratusan tahun.
Namun, tingkat kekuatannya itu tergantung dari jenis kayu yang digunakan. Pasalnya, setiap jenis kayu memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
Dalam industri perkayuan, jati merupakan salah satu jenis kayu yang paling banyak diandalkan untuk kebutuhan furniture maupun mebel, termasuk dijadikan produk sketsel. Pasalnya, tingkat kekuatan kayu jati termasuk kedalam golongan kelas I.
Artikel Serupa : lantai Parket Kayu Jati
2. Dapat Meningkatkan Keindahan Interior Rumah
Tak hanya unggul dari tingkat kekuatannya saja, sketsel kayu juga unggul dari segi tampilannya yang begitu indah.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena Sketsel Kayu tampil dengan warna dan pola serat yang khas sehingga dapat menciptakan kesan yang lebih mewah, elegan, dan natural. Ya, terlebih untuk sketsel kayu jati yang memang dapat meningkatkan keindahan pada interior ruangan rumah.
3. Dapat Menjaga Privasi
Meski tidak setebal dinding beton, namun sketsel kayu ini dapat melindungi dan menjaga privasimu didalam ruangan lho.
Akan tetapi, hal itu tergantung pada pola desain sketsel kayu yang digunakan. Ya, semakin rapat rongga pada sketsel kayu tersebut, maka akan semakin terbatas pula pandangan dari arah uar. Oleh karena itu, kamu harus memilih desain sketsel kayu yang rapat agar privasmu tetap terjaga dengan baik.
Mengenal Material Sketsel Selain Kayu
Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi bahwa material sketsel itu tidak hanya seputar kayu saja. Adapun mengenai beragam jenis material lainnya yang kerap dijadikan bahan baku untuk sketsel seperti berikut:
1. Sketsel Berbahan Fiber

Apabila harga sketsel kayu dirasa kemahalan, maka sketsel yang berbaha fiber ini merupakan alternatif terbainya. Pasalnya, sketsel fiber menawarkan harga yang jauh lebih murah dibanding sketsel kayu.
Meski menawarkan harga yang lebih murah, namun sketsel fiber juga memiliki tingkat keindahan yang tidak kalah dengan sketsel kayu. Material fiber itu sendiri terdiri dari bahan pasir kuarsa yang dicampur dengan komponen sintetis lainnya, yang nantinya akan diolah hingga bentuknya tampak menyerupai kaca.
Sketsel berbahan fiber mempunyai tekstur yang halus, lentur, elastis, serta dapat memberikan kesan buram. Dengan menggunakan sketsel yang berbahan fiber, tentu saja ruang privasimu akan tetap terjaga dengan baik.
Bukan hanya itu, lembaran fiber juga muda dipotong sehingga akan membuatmu lebih leluasa lagi untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan interior rumah.
Walaupun karakteristiknya yang lentur dan elastis, namun sketsel fiber ini sudah terbukti cukup kuat dan tahan lama. Bahkan yang lebih menariknya lagi, sketsel berbahan fiber ini sama sekali tidak membutuhkan perawatan khusus.
Artikel Menarik Lainnya : Plafon Kayu Vs Plafon PVC, Bagusan Mana?
2. Sketsel Bahan Logam

Selain fiber, logam juga merupakan salah satu jenis material yang kerap digunakan sebagai bahan baku untuk sketsel. Dinilai dari tingkat kekuatannya, tentu saja sketsel logam ini jauh lebih bagus ketimbang sketsel fiber.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena material logam memiliki tekstur yang sangat keras sehingga membuatnya tahan terhadap serangan rayap. Tak cuma itu, sketsel yang berbahan logam juga sudah terbukti tahan terhadap air dan goncangan.
Terlebih saat ini material logam tersedia kedalam berbagai model dan motif, mulai dari motif kayu, kaca, dan masih banyak lagi. Pastinya model dan motif sketsel logam yang bervariasi dapat memudahkan kita saat hendak memilihnya untuk menyesuaikan dengan konsep rumah.
3. Sketsel Bahan Kaca

Jenis material berikutnya yang sering dijadikan sebagai sketsel atau sekat ruangan, yakni berupa kaca. Ya, tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan material yang satu ini. Pasalnya, material kaca kerap diaplikasikan untuk jendela pada berbagai macam tipe hunian, mulai dari rumah, perkantoran, gedung, dan lain sebagainya.
Umumnya, penggunakan kaca sebagai sekat akan ditopang oleh kusen yang bahannya terbuat dari alumunium. Untuk mereka yang mengusung tema terbuka, biasanya jenis kaca yang digunakan sebagai sekat adalah jenis kaca bening.
Sedangkan untuk mereka yang ingin privasinya tetap terjaga, maka bahan sketsel yang digunakannya berupa jenis kaca es alias kaca buram.
Adapun salah satu keunggulan dari sketsel yang berbahan kaca bening, yakni dapat memberikan kesan yang lebih luas dalam ruangan. Itu sebabnya, mengapa sketsel yang berbahan kaca bening kerap diaplikasikan pada rumah tipe minimalis.
Selain dapat memberikan kesan yang lebih luas, sketsel kaca juga mudah dibersihkan serta mudah ditembus oleh cahaya matahari sehingga tingkat kelembaban di dalam ruangan akan tetap terjaga dengan baik lho.
Dan yang pasti, penggunaan sketsel kaca bening ini dapat mempercantik tampilan interior ruangan rumah. Selain kaca bening dan kaca buram, tersedia juga jenis kaca lainnya yang bisa kamu aplikasikan untuk sekat rumah, seperti kaca patri, kaca stopsol, kaca warna-warni, kaca tempered, dan lain sebagainya.
Nah, itulah beberapa jenis material yang bisa kamu pilih untuk dijadikan sketsel atau sekat antar ruangan rumah.
