...
tips mengurangi kelembaban udara

7 Tips Mencegah & Mengurangi Kelembaban Ruangan Pada Hunian!

Menjaga kualitas rumah agar tetap terlihat menarik dan terkesan ramah lingkungan memang tidak semudah apa yang kita bayangkan dikarenakan beberapa faktor, salah satunya adalah lembab.

Kondisi ruangan yang lembab dapat mempengaruhi gangguan kesehatan seperti gatal-gatal, alergi hingga gangguan pernafasan.

Dampak dari keadaan hunian yang lembab juga dapat merusak perabotan rumah tangga atau furniture kayu, maka dari itu sangat penting bagi kita untuk menjaga kelembaban ruangan agar tercipta keluarga sehat, aman dan nyaman.

Apakah ada cara mengurangi lembab pada ruangan?

Terdapat beragam cara bagi kita untuk bisa mencegah dan mengurangi kondisi lembab didalam rumah, selain menambahkan ventilasi udara yang bagus, ada juga beberapa poin penting lainnya.

Penasaran? Simak ulasannya dibawah ini ;

Tatacara mengurangi kelembaban pada ruangan

Membuat sirkulasi udara yang baik atau ventilasi bagus saja tidak cukup untuk mengurangi kondisi rumah lemab, terdapat beberapa cara lain untuk mengurangi dan mencegah kelembaban pada ruangan.

1. Hadirkan sejumlah tanaman hijau

Salah satu tips mengurangi kondisi lembab pada ruangan yakni menambahkan beberapa jenis tanaman hijau yang dapat menyerap udara lembab pada interior rumah.

tanaman penyerap kelembaban udara

Bahkan kehadiran sejumlah tanaman hijau juga tidak hanya untuk mengurangi udara lembab pada ruangan, namun juga memperindah tampilan rumah dan terasa fresh. Sehingga nyaman digunakan.

Kalian juga bisa memilih jenis tanaman sesuai keinginan, namun pastikan ukurannya jangan terlalu besar dan harus mudah dalam hal perawatannya. Biasanya tanaman tersebut diaplikasikan pada ruangan yang sering lembab seperti dapur atau kamar mandi.

2. Cat tembok anti lembab

Area dinding ruangan menjadi sasaran empuk terkena suhu lembab dan pertumbuhan jamur. Untuk mengatasi hal tersebut, solusinya bisa memakai cat tembok yang dibekali fitur anti lembab dan anti jamur.

cat dinding anti rayap, jamur dan lembab

Di era yang modern ini sudah banyak jenis atau merk cat dinding ruangan yang multifungsi, bukan hanya sekedar mempercantik desain interior rumah namun juga mampu menjaga kelembaban ruangan.

Harga cat dinding anti lembab per kaleng di jual sekitar Rp. 100 – 200 ribuan. Tergantung jenis bahan pembuatan dan merk, biasanya semakin mahal produk tersebut maka semakin bagus pula kualitasnya. Kuat dan tahan lama.

Baca juga : 10 tips desain apartemen studio

3. Pakai alat Dehumidifier

Apakah ada sebuah alat untuk menjaga kelembapan udara? Ada, yaitu Dehumidifier. Alat yang satu ini berfungsi untuk menjaga kadar kelembaban udara dibatas normal.

alat pengurang udara lembab

Namun sayangnya, jika kalian ingin memakai alat pengurang lembab ruangan ini harus menyiapkan budget yang tinggi karena Dehumidifier harganya tergolong mahal.

Tetapi sebanding dengan kualitas dan fungsi utamanya untuk meningkatkan kualitas udara pada suatu ruangan dengan cara mengurangi udara lembab pada ruangan tersebut.

4. Silica Gel bisa jadi solusinya

Salah satu alternatif pilihan selain menggunakan alat Dehumidifier kalian bisa memakai Silica Gel. Selain harganya ekonomis, mudah didapatkan dan pastinya berfungsi sebagai mengurangi udara lembab di dalam ruangan.

Silica gel memiliki bentuk menyerupai butiran-butiran kecil berwarna putih, bisa kalian aplikasikan pada sudut-sudut ruangan yang cenderung mudah terkena lembab.

Artikel terkait : 5 Cara membuat rumah sehat disaat pandemi covid

5. Pencahayaan alami yang maksimal

Untuk menjaga kelembaban udara sekaligus mengurangi suhu lembab pada ruangan kalian bisa akali dengan memanfaatkan cahaya luar ruangan (matahari).

cara menjaga kelembaban udara

Buat jendela berukuran sedang hingga besar, bantuan cahaya alami ini juga dapat menunjang berbagai aktivitas kita didalam rumah.

Namun untuk bagian kamar tidur cukup berbeda, cukup dari pencahayaan dari lampu dan jangan tertalu mengandalkan pencahayaan dari luar karena dapat menggangu istirahat.

6. Pasang hygrometer

higrometer merupakan salah satu alat pengukur tingkat kelembaban pada suatu tempat. Dengan menggunakan alat ini kita bisa dengan mudah menjaga dan mengontrol tingkat kelembapan pada ruangan sesuai standar sekitar 40-60%.

alat ukur tingkat kelembaban

Disamping itu pula, penggunaan alat hygrometer ini dapat menghemat biaya pengerluaran karena kita dapat mengontrol penggunaan AC, alat pemanas dan Dehumidifier sesuai keperluan.

Harga alat mengukur tingkat kelembaban udara ini atau higrometer sangat bervariasi, di toko-toko sendiri harganya beda-beda, tergantung merk dan jenis manual atau digital. Mulai dari Rp. 80-500 ribuan.

Baca juga : 5 Ide kreasi unik perabotan dari kayu

7. Penggunaan exhaust fan

Terakhir, salah satu alat yang cukup efektif dalam mengurangi kelembaban pada suatu ruangan adalah dengan menerapkan exhaust fan. Perangkat ini dapat berguna sebagai sirkulasi udara yang baik.

rekomendasi alat sirkulasi udara

Cara kerjanya cukup simpel, exhaust fan dapat menyedot udara kotor dan mengeluarkannya. Lalu, digantikan oleh udara bersih dan segar dari luar ruangan.

Alat yang satu ini juga bisa kita nyalakan selama 24 jam (bila diperlukan), namun bisa kita atur atau turn off/on sesuai kebutuhan, terutama pada ruangan yang minim sirkulasi udara seperti kamar mandi, gudang dan lain sebagainya.

Terdapat 3 jenis exhaust fan yang bisa kalian terapkan didalam hunian, diantaranya :

  • Exhaust fan plafon
  • Exhaust fan dapur
  • Exhaust fan dinding

Harga exhaust fan cukup beragam, mulai dari Rp. 500 ribuan hingga 1 jutaan rupiah. Tergantung merk dan jenisnya. Sekaligus ongkos pasang.

Artikel menarik lainnya :


Demikian pembahasan kita kali ini mengenai tatacara mengurangi udara lembab pada ruangan, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat ya. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga akhir.

Scroll to Top