tips membangun konsep rumah sehat

Menciptakan sebuah rumah sehat dan ramah lingkungan merupakan dambaan bagi setiap orang, hampir sebagian besar dari kita menginginkan lingkungan rumah yang sehat dan nyaman digunakan. Baik tinggal di daerah perkotaan maupun di pedesaan, tentunya rumah yang kita tinggal saat ini harus terhindar dari segala macam penyakit.

Rumah sehat adalah rumah yang terjaga kebersihan nya, kondisi rumah yang terawat dengan baik, terbebas dari kuman atau penyakit dan terdapat beberapa tumbuhan sebagai penyejuk ruangan. Apakah keadaan hunian kalian sudah seperti itu? memang tidak mudah mewujudkan sebuah rumah sehat menurut kemenkes atau menurut WHO.

Konsep rumah sehat akhir-akhir ini sedang ramai di perbincangkan oleh sebagian besar masyarakat, mengingat masa kini kita sedang mengalami suatu wabah penyakit yakni pandemi covid-19. Sehingga menuntut kita untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan, terutama di dalam rumah. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai contoh rumah sehat yang direkomendasikan. Penasaran? Simak ulasannya berikut ini :

Apa Itu Rumah Sehat?

Rumah sehat merupakan sebuah rumah yang memenuhi syarat kesehatan sehingga menciptakan suatu keadaan nyaman dan aman untuk di huni, sehingga kecil kemungkinan dapat memicu gangguan kesehatan.

Kondisi rumah yang berantakan, kotor dan jarang terawat besar kemungkinan dapat berpotensi munculnya suatu bakteri jahat yang akan mengancam kesehatan kita dan keluarga tercinta. Oleh karena itu, sudah saatnya bagi kita untuk selalu menjaga kebersihan baik diluar lingkungan rumah maupun di dalam lingkungan rumah agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Kriteria rumah sehat menurut WHO (World Health Organization)

kriteria rumah sehat menurut WHO

Terdapat beberapa kriteria rumah sehat yang dianjurkan menurut WHO, sebab organisasi dunia tersebut mempunyai standar rumah sehat yang terdapat pada panduan perumahan dan kesehatan. Setidaknya terdapat 5 kriteria, diantaranya :

  • Didalam sebuah rumah tidak boleh kedapatan penghuni yang terlalu banyak atau padat penghuni, terutama didalam kamar tidur. Sebab dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti TBC, tifus, diare dan lain sebagainya.
  • Disarankan agar suhu didalam ruangan minimal 18 derajat celcius
  • Kondisi rumah yang terlalu panas itu tidak baik karena dapat menyebabkan penghuni susah tidur, tekanan darah tinggi dan gangguan kehamilan
  • Dari segi keselamatan, rumah sehat juga harus aman dari bahaya fisik. Setidaknya harus ada detektor asap, pengaman tangga dan pelindung jendela teralis
  • Aksesibilitas
  • Tersedia air minum yang jernih dan bersih
  • kualitas udara yang bagus
  • Terbebas dari asap rokok
  • Diusahakan terhindar dari kawasan bising
  • Material rumah harus sesuai standar

Kriteria rumah sehat menurut Kemenkes (Kementerian Kesehatan)

kriteria rumah sehat menurut Kemenkes

Selain rekomendasi rumah sehat menurut WHO, terdapat juga kriteria rumah sehat menurut Kemenkes Indonesia yang tentunya wajib untuk kita turuti atau patuhi untuk kepentingan bersama. Sehingga dapat mewujudkan rumah sehat impian keluarga.

Menteri Kesehatan RI nomor 829/Menkes/SK/VII/1999, mereka mengatakan bahwa untuk menciptakan rumah yang sehat dan layak huni diusahakan tidak memakai bahan yang dapat menimbulkan penyakit atau tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme patogen. Kemenkes juga menganjurkan untuk menggunakan lantai kedap air dan mudah dibersihkan.

Selain itu, harus mempunyai pencahayaan ruangan yang cukup, tersedia air yang bersih, kondisi udara yang baik. Kurang lebihnya sama seperti kriteria rumah sehat menurut WHO.

Langkah Mudah Menciptakan Suasana Rumah Sehat & Ramah Lingkungan

Terdapat beberapa cara yang mudah dilakukan untuk membangun suasana rumah yang sehat dan ramah lingkungan, sehingga nyaman untuk di tanggal dan aman untuk kesehatan kita beserta keluarga. Diantaranya yaitu :

Hindari space kosong dirumah agar tidak menjadi sarang penyakit atau hama

agar hama tidak bersarang hindari space kosong dirumah

Jika kondisi rumah kalian tidak tertata dengan rapih atau kedapatan ruang yang tidak terpakai, maka disarankan untuk mengisi kekosongan ruang tersebut dengan berbagai hal, bisa menyimpan barang-barang berharga atau dijadikan tempat yang lebih berguna lainnya. Yang terpenting jangan sampai rumah terdapat ruang yang kosong, karena dapat berpotensi dihuni oleh hama untuk berkembang biak.

Jangan pakai material yang mengandung bahan kimia

kategori rumah sehat yaitu jangan pakai bahan kimia

Supaya rumah yang kita tinggali saat ini masuk kedalam kategori rumah sehat, sudah saatnya kita beralih menggunakan bahan material yang tidak terdapat kandungan kimia didalamnya. Mengingat bahan kimia dapat mempengaruhi gangguan kesehatan tubuh manusia. Seperti contohnya menggunakan lantai sintetis vinyl yang terbuat dari bahan PVC, plafon pvc atau decking wpc.

Tidak hanya pada lantai saja, tetapi barang-barang lain pun turut diperhatikan. Furniture atau perabotan diusahakan tidak terbuat dari bahan-bahan yang berbahaya yang dapat mengancam kesehatan tubuh kita dan keluarga. Rekomendasi lantai kayu untuk menciptakan rumah yang sehat dan ramah lingkungan karena lantai parket tersebut terbuat dari bahan alami yakni kayu alam.

Selalu rutin membersihkan rumah & perabotan rumah tangga

ciptakan suasana rumah sehat dengan rutin membersihkan furniture

Salah satu cara yang paling manjur dalam mewujudkan suasana rumah sehat yakni rutin membersihkan ruangan yang berada dirumah, baik dari debu, kotoran dan noda yang membandel. Lakukan cara ini setidaknya satu minggu dua kali. Untuk membersihkan segi lantai tentunya itu dilakukan tiap hari, karena sering dilewati setiap saat.

Selain ruangan dan lantai, perabotan atau furniture rumah tangga juga perlu dibersihkan agar terhindar dari serangan rayap, kutu kayu dan menjadi sarang penyakit. Jemur beberapa furniture yang bisa diangkat keluar rumah, bersihkan perabotan seminggu dua kali atau seminggu tiga kali.

Baca juga : Tips Membasmi Rayap Dirumah Secara Alami

Sediakan tempat sampah yang berbeda, anorganik & organik

sediakan 2 tempat sampah yang berbeda

Pastinya kebanyakan dari kita hanya memiliki satu tempat sampah yang tidak di pisah antara sampah organik maupun sampah anorganik. Pasti kita menggabungkan kedua jenis sampah tersebut ke dalam satu tong sampah, jelas itu merupakan tindakan yang cukup salah karena mencampurkan semua jenis sampah ke dalam satu lubang pembuangan dapat menghasilkan kondisi udara yang buruk dan menciptakan aroma yang tidak sedap.

Oleh sebab itu, kini sudah saatnya kita menyediakan dua tempat sampah yang berbeda di dalam sebuah rumah, yakni tempat sampah organik dan tempat sampah anorganik. Pastikan kedua tempat sampah tersebut selalu tertutup dan dibersihkan secara rutin dan berskala.

Baca juga : Cara Membuat Rumah Sejuk Tanpa AC

Jika punya hewan peliharaan jangan lupa dirawat ya!

rutin merawat hewan peliharaan

Apakah kalian memelihara hewan peliharaan seperti kucing, anjing, kelinci, hamster dan lain sebagainya? jika memang kalian mempunyai hewan peliharaan maka jangan lupa untuk merawatnya secara rutin ya, karena hewan peliharaan juga sama seperti manusia yang memerlukan perawatan agar terjaga kondisi kesehatannya. Jika kondisi hewan adopsi kurang dirawat maka besar kemungkinan dapat berdampak buruk bagi kesehatannya dan bagi si sang pemiliknya.


Kondisi rumah yang sehat dan bersih mencerminkan jati diri kita sebenarnya

Demikianlah ulasan kita kali ini tentang tatacara mewujudkan konsep rumah sehat yang nyaman dan aman untuk dihuni, semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat bagi kalian yang sedang bingung bagaimana cara membuat rumah sehat. Terimakasih

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Open chat
Hallo
Ada yang bisa saya bantu?
%d bloggers like this: