...
model atap gergaji dan sandar

Apa Bedanya Atap Gergaji Dan Atap Sandar Untuk Rumah?

Penggunaan atap pada sebuah hunian bukan hanya bertujuan untuk melindungi rumah dari terpaan air hujan dan pancaran sinar matahari saja.

Namun dari segi tampilan dan nilai estetika pun turut dipertimbangkan agar konsep dan desain yang diusung sesuai sehingga terlihat indah dan terkesan mewah.

Bahkan suatu ruangan didalam rumah suasananya akan berbeda jika anda memakai jenis model atap hunian yang sembarang atau tidak sesuai. Seperti contohnya pakai atap datar, jenis atap ini akan terasa panas pada ruangan didalam rumah.

Selain itu, terdapat salah satu desain atap rumah yang paling umum dipakai yaitu atap pelana, jenis atap yang satu ini punya kelebihan dari segi pemasangan yang tergolong mudah dan biaya yang murah.

Nah pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jenis model atap rumah yang unik dan menarik yaitu atap sandar dan atap gergaji, seperti apa plus minusnya? Yuk simak ulasannya dibawah ini :

Mengenal atap gergaji

Atap gergaji merupkan model atap rumah yang mempunyai nilai seni dan estetika yang cukup tinggi, biasanya atap gergaji ini cenderung cocok diterapkan pada desain rumah industrial.

mengenal atap gergaji dan plus minus

Model atap gergaji terdiri dari dua bidang atau lebih yang tidak sama lerengnya, bentuknya seperti mata gergaji dengan kemiringan vertikal.

Penggunaan atap gergaji ini dapat membuat rumah berkesan modern dan terlihat menarik, sehingga cocok dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pembangunan atap hunian.

Namun biasanya model gergaji atap ini dipakai pada bangunan perkantoran, gedung, bengkel, pabrik, toko dan lain sebagainya, diketahui bahwa kemiringan atap gergaji ini dapat melindungi para pekerja dan mesin pabrik dari sinar matahari.

Keunggulan atap gergaji

  • Tidak mudah bocor
  • Cukup kuat da awet
  • Atap yang tinggi bisa dimanfaatkan untuk langit-langit kubah atau loteng
  • Penempatan jendela pada atap vertikal memungkinkan mendapatkan cahaya alami yang banyak
  • Perpaduan kombinasi diatas menjadikan atap gergaji ini sangat bagus untuk rumah ramah lingkungan
plus minus pakai atap gergaji

Kekurangan atap gergaji

  • Proses pengerjaan dapat memakan waktu yang cukup lama
  • Biaya pembuatan atap gergaji relatif mahal, sebab desainya yang tergolong kompleks
  • Dalam hal perawatan kita harus teliti dan berhati-hati
  • Penambahan jendela pada atap kemungkinan besar dapat terjadi kebocoran

Baca juga : Mengenal Atap Pelana

Mengenal atap sandar

Atap sandar atau dikenal dengan istilah atap tempel atau shed roof di dalam dunia kontruksi, istilah “sandar” sendiri diambil dari model atapnya yang menempel pada dinding di bagian atas.

mengenal atap sandar beserta kelebihan dan kekurangannya

Desain atap rumah yang satu ini berupa atap tunggal miring. Agar lebih kokoh, beban ditumpukan pada kuda-kuda dengan kemiringan sekitar 20-40 derajat.

Pada awalnya model atap sandar ini hanya dipergunakan pada bangunan tambahan seperti garasi, gedung serbaguna, beranda dan sejenisnya.

Namun kini atap tempel atau sandar mulai banyak dipakai pada struktur bangunan rumah bergaya minimalis modern.

Kelebihan atap sandar

  • Mempermudah aliran air hujan
  • Cenderung mudah diaplikasikan
  • Bahan material yang digunakan lebih sedikit dari atap rumah lainnya
  • Cocok untuk berbagai material atap
  • Harganya relatif terjangkau
keunggulan dan kelemahan atap sandar

Kekurangan atap tempel

  • Plafon rumah bisa menjadi rendah bila tingkat kemiringan atap terlalu tinggi
  • Atap sandar tidak cocok untuk segala jenis rumah, hanya hunian kecil seperti minimalis
  • Tidak direkomendasi jika dipakai pada daerah yang rawan angin kencang
  • Membutuhkan talang air yang lumayan besar

baca juga: Sekuat Apakah Atap Sirap Kayu? Yuk, Bahas Sampai Tuntas

Bahan material atap bangunan beserta harganya

inilah bahan material atap rumah

Atap hunian dari segi tampilan memang harus terlihat indah dan terkesan mewah, namun atap rumah juga harus kuat, tahan lama agar mampu melindungi rumah dengan baik.

Maka dari itu, pemilihan material atap amat sangat penting, material atap rumah yang tidak mudah rusak, tidak rentan bocor dan kokoh.

1. Bahan keramik

Atap rumah berbahan keramik mempunyai kesan mewah dan sangat cocok diaplikasikan pada arsitektur rumah mediterania.

Dari segi kualitas atap keramik ini cukup awet, minim perawatan, kuat dan ramah lingkungan. Terlebih lagi harga genteng keramik utama relatif murah yaitu sekitar Rp.19.000 per pcs.

2. bahan liat

Jenis atap ini diproduksi melalui dua proses, tekanan dan pembakaran. Atap tanah liat populer karena ekonomis, tahan lama dan kuat. Coba pertimbangkan untuk mengaplikasikan material tanah liat ini pada tipe atap rumah Anda.

Genteng bahan tanah liat cukup terjangkau, sekitar Rp. 2.750 per buah. Tentu saja, harga dapat bervariasi menurut toko dan merek ubin.

3. Bahan aspal

Atap jenis ini dibuat dengan menggabungkan fiberglass dan bitumen berlapis mineral. Atap jenis ini memiliki keunggulan kepraktisan, ringan, tahan api dan tahan jamur. Sebagai patokan, harga Rp. 282.000 per meter persegi untuk merek aspal Tegola atap tunggal tradisional.

4. PVC

PVC atau polivinil klorida juga populer sebagai bahan atap selain dipakai untuk lantai vinyl. Uniknya, bagian luarnya sudah berpola atau berpola, sehingga tidak perlu finishing tukang. Plafon ini kuat di tempat lembab.

Harga PVC Genteng Barat ditetapkan sekitar Rp. 480.000 per buah.

Demikian pembahasan kita kali ini mengenai atap gergaji dan atap sandar berserta ulasan bahan atap yang cocok digunakan pada hunian minimalis modern. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Scroll to Top