Atap Pelana – Atap merupakan bagian penting di dalam sebuah hunian. Sama seperti material lantai, penggunaan atap ini tidak boleh dilewatkan selain untuk melindungi rumah tetapi juga dapat menambah nilai estetika.
Terlebih lagi bagian atap rumah terlihat jelas dari luar/bagian outdoor, sehingga pemilihan bentuk, model atau jenis atap perlu kita pertimbangkan agar bisa sesuai dengan desain rumah dan terlihat serasi.
Terdapat salah satu model atap rumah yang sederhana yang bisa anda gunakan yakni atap pelana.
Atap pelana sendiri merupakan model atap rumah yang paing sederhana dengan hanya memiliki bentuk sisi miring dan bagian sisi lainnya berupa dinding segitiga.
Mirip seperti pelana kuda, jenis model atap yang satu ini banyak dipergunakan oleh berbagai kalangan di tengah masyarakat.
Apa itu atap pelana?
Dikutip dari berbagai sumber, atap pelana mempunyai sisi miring dengan kemiringan 30-40 derajat sehingga terdapat ruang didalam plafon. Sementara sisi lainnya berupa dinding segitiga.

Kemiringan pada atap pelana ini dapat kita sesuaikan secara landai dan menjulang, akan tetapi disarankan tidak terlalu menjulang agar genteng tidak mudah lepas dan tidak terlalu landai agar air hujan tidak menggenangi bagian atap.
Solusi pembangunan atap dengan biaya yang murah, bisa mengusung atap pelana ini sebab bahan yang diperlukan tidak terlalu banyak.
Selain itu, proses pengerjaannya juga tergolong mudah dan cepat karena modelnya sederhana.
Resiko bocor dari penggunaan pelana atap ini relatif kecil, hal ini lantaran air hujan akan langsung mengalir kebawah dan tidak adanya pertemuan arah air yang berbeda.
Sehingga atap sederhana ini tidak memerlukan talang yang rawan bocor.
Bahan material pelana atap :
- Rangka atap: Baja ringan, rangka beton atau kayu
- Penutup atap: metal, keramik, beton, bitumen dan genteng
Baca juga : Inilah Harga Untuk Membangun Rooftop
Keunggulan pakai atap pelana

Terdapat beberapa kelebihan dalam menggunakan model pelana atap rumah ini, diantaranya :
1. Tidak mudah bocor
Salah satu keunggulan atap pelana yakni tidak mudah bocor karena struktur nya yang miring, sehingga air hujan akan terjun bebas kebawah tanpa tergenang di atas atap rumah. Jadi tingkat kebocorannya jauh lebih kecil.
2. Biaya lebih murah
Material yang dibutuhkan dalam pembuatan atap pelana ini tidak memakan bahan yang banyak, sehingga anda bisa menghemat budget yang untuk kebutuhan lain.

3. Pemasangan mudah
Selain murah, namun dalam hal instalasi pemasangan atap pelana ini tergolong mudah karena desain atau modelnya sederhana, bahkan tergolong cepat.
4. Fleksibel untuk segala desain rumah
Model atap pelana ini memang cukup fleksibel untuk diterapkan di berbagai hunian, baik itu konsep hunian minimalis modern, klasik, sederhana, tradisional dan sejenisnya.
5. Dapat menciptakan ruangan sejuk
Tingkat kemiringan atap pelana ini membuat ia mempunyai daya serap panas yang bagus, sehingga ruangan di dalam hunian akan terasa sejuk.
Untuk bagian ruang kosong di bawah atap pelana, anda bisa menggunakan plafon kayu lambersering, plafon pvc atau plafon lainnya agar ruangan benar-benar terasa lebih sejuk.
Itulah kelebihan-kelebihan dari pelana atap.
Baca juga : Perbandingan Plafon PVC & Plafon Kayu
Kelemahan menggunakan atap pelana

Sekilas nodel pelana atap ini memang tampak seperti sebuah atap rumah yang sempurna untuk diaplikasikan.
Namun perlu anda ketahui bahwasanya terdapat beberapa kekurangan atap pelana yang bisa dijadikan pertimbangan. Diantarannya :
1. Ada kemungkinan retak
Paparan sinar matahari dan terpaan air hujan dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan dinding segitiga yang menahan atap pelana dapat mengalami keretakan.
Namun masih bisa kita akali dengan cat finishing eksterior yang mampu melindungi dari perubahan cuaca.
2. Ada kemungkinan roboh
Kasusnya hampir sama dengan poin yang kesatu, pelana atap yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari curah hujan, sinar matahari dan angin yang kencang.
Jika tidak memakai material yang kuat dan pemasangan yang tepat, maka besar kemungkinan akan terjadi roboh.
3. Resiko dari terjangan badai
Bila tinggal didaerah dengan tingkat angin yang kencang, ada baiknya anda mempertimbangkan penggunaan atap pelana hunian ini.
Segitiga pelana yang menjadi penopang atap harus seimbang dari kedua sisi dan harus kokoh, sebab bila tidak angin kencang ataupun badai dapat menghancurkan struktur atap.
4. Pemasangan atap pelana harus tepat dan teliti

Meskipun terkesan mudah dalam hal pemasangan, namun nyatanya terdapat beberapa pertimbangan harus anda cermati.
Salah satunya pemilihan jenis atap pelana, tingkat kemiringan yang rekomendasi 30-40 derajat dan perlu perhitungan yang tepat.
Selain itu, bila hasilnya ingin bagus dan tahan lama anda bisa sewa jasa tukang pasang atap rumah jenis pelana yang berpengalaman.
Itulah beberapa ulasan tentang plus minus atap pelana.
Harga atap pelana

Harga atap sejenis pelana sangat dipengaruhi dari bahan material yang digunakan, jika memakai material alderon tentu harganya akan sangat mahal.
Sementara jika memakai material asbes dan genting, maka harga atap pelana bisa lebih murah. Walaupun menyesuaikan dengan bahan material, jika dibandingkan dengan model lainnya, pelana atap ini pembuatannya jauh lebih terjangkau.
Baca juga : Harga Plafon Kayu & Dinding Lambersering
Demikian pembahasan kita kali ini mengenai atap sederhana pelana, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat ya. Cukup sekian dan terimakasih.
