Decking Kayu Tile – Memilih jenis lantai yang tepat untuk keperluan outdoor memiliki dampak besar terhadap estetika, fungsionalitas, dan tahan lama area tersebut.
Salah satu solusi pilihan alternatif yang sering direkomendasikan adalah “decking tile” atau ubin lantai untuk dinding eksterior.
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas seputar decking tile, mulai dari karakteristik, kelebihan, kekurangan, jenis-jenis hingga kisaran harga dan ukurannya.
Mengenal decking tile
Decking tile, juga dikenal sebagai tile dek, adalah jenis material yang digunakan untuk membangun atau menghias lantai luar ruangan, terutama di area seperti dek, teras, atau halaman belakang.

Mereka sering digunakan sebagai alternatif untuk penggunaan papan kayu biasa atau material lainnya untuk menghasilkan permukaan yang tahan lama dan menarik. Decking tile biasanya terbuat dari berbagai jenis material, termasuk kayu, komposit kayu, batu alam, dan bahan sintetis lainnya.
Mereka datang dalam berbagai ukuran dan gaya, dan sering memiliki sistem kait atau penjepit yang memungkinkan Anda untuk menghubungkannya satu sama lain dengan mudah. Hal ini memungkinkan pemasangan yang sederhana dan cepat, serta fleksibilitas dalam merancang pola atau tata letak yang diinginkan.
Harga Decking Tile

Harga decking tile dapat bervariasi berdasarkan merek, kualitas, lokasi geografis, dan banyak faktor lainnya. Namun, saya dapat memberikan Anda perkiraan ukuran umum dan rentang harga yang mungkin Anda temui untuk setiap jenis decking tile.
| Jenis Produk | Ukuran Umum (cm) | Harga Per Lembar |
|---|---|---|
| Decking tile kayu bengkirai | 1,9 x 7 x 30 cm 4 btg | Rp. 29.000 |
| Rumput sintetis | 30 x 30 cm | Rp. 30.000 |
| Plastik komposit | 30 x 30 cm | Rp. 19.500 |
Baca juga: Apa itu lantai interlock?
Keunggulan
- Instalasi Mudah: Salah satu kelebihan utama dari decking tile adalah kemudahan pemasangan. Mereka sering memiliki sistem kait atau penjepit yang memungkinkan Anda menghubungkannya dengan mudah tanpa memerlukan keterampilan konstruksi khusus.
- Tampilan Estetis: Decking tile tersedia dalam berbagai gaya, warna, dan tekstur. Ini memberi Anda fleksibilitas dalam merancang tampilan lantai yang sesuai dengan selera dan gaya arsitektur.
- Perawatan Rendah: Banyak jenis decking tile tidak memerlukan perawatan yang intensif seperti perawatan kayu tradisional. Anda mungkin tidak perlu merawat ulang atau melapisi permukaan mereka secara berkala.
- Tahan Lama: Tergantung pada jenis material yang digunakan, decking tile dapat tahan terhadap cuaca, rayap, dan kerusakan lingkungan lainnya. Ini membuat mereka tahan lama dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Penggunaan Fleksibel: Decking tile cocok untuk berbagai area luar, termasuk dek, teras, area kolam renang, dan banyak lagi. Mereka juga dapat digunakan sebagai jalan setapak di taman.
Kekurangan
- Biaya: Beberapa jenis decking tile, terutama yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi, dapat menjadi mahal dalam hal biaya per meter persegi dibandingkan dengan alternatif lain seperti kayu biasa.
- Kualitas Bervariasi: Kualitas decking tile bervariasi tergantung pada jenis material dan merek. Beberapa jenis mungkin lebih rentan terhadap keretakan atau perubahan warna dari waktu ke waktu.
- Ketidaknyamanan Tertentu: Beberapa jenis decking tile dapat terasa lebih keras atau tidak nyaman untuk berjalan telanjang kaki dibandingkan dengan kayu atau bahan lain yang lebih lembut.
- Perawatan Penting: Meskipun perawatan decking tile umumnya lebih rendah daripada kayu tradisional, beberapa jenis mungkin tetap memerlukan pembersihan atau perawatan tertentu untuk menjaga tampilan dan kinerja mereka.
- Keterbatasan Desain: Meskipun decking tile menawarkan berbagai gaya, warna, dan tekstur, ada keterbatasan dalam hal desain yang kompleks atau pola yang rumit.
Baca juga: Harga decking kayu bengkirai
Jenis-jenis decking tile
ecking tile hadir dalam berbagai jenis, tergantung pada bahan yang digunakan untuk pembuatannya. Berikut ini adalah beberapa jenis umum decking tile:
1. Decking tile kayu

Decking tile kayu umumnya terbuat dari kayu keras seperti kayu jati, kayu bangkirai, atau kayu keruing. Mereka memberikan tampilan alami dan estetis yang hangat.
Namun, perlu perawatan berkala seperti pemeliharaan dan pelapisan untuk menjaga keindahan dan ketahanannya terhadap elemen cuaca.
2. Decking tile komposit

Decking tile komposit terbuat dari campuran serat kayu atau serbuk kayu yang dicampur dengan bahan sintetis seperti plastik daur ulang.
Mereka memiliki tampilan kayu alami tetapi menawarkan ketahanan yang lebih baik terhadap cuaca dan rayap. Decking tile jenis ini cenderung memerlukan perawatan lebih sedikit daripada decking kayu murni.
Baca juga: Review deckin kayu ulin
3. Decking tile plastik

Decking tile plastik atau PVC terbuat dari bahan sintetis dan sering kali memiliki tampilan yang modern. Mereka cenderung tahan terhadap cuaca dan memerlukan sedikit perawatan.
Namun, mereka mungkin kurang memiliki tampilan alami dibandingkan dengan kayu atau batu. Tetapi dari segi harga jenis decking tile ini relatif terjangkau.
4. Decking tile rumput

Decking tile rumput, juga dikenal sebagai “grass decking tile” atau “grass pavers,” adalah jenis permukaan lantai yang meniru tampilan rumput alami, tetapi terbuat dari bahan sintetis atau plastik.
Ini adalah alternatif unik dan inovatif untuk material lantai tradisional dan dapat digunakan di berbagai area, termasuk dek, teras, halaman belakang, dan bahkan atap bangunan.
Baca juga: Harga Decking Lantai Kayu Outdoor
Jadi, tertarik menggunakan decking kayu tile?
