...
warna dominan desain interior bohemian

Asal-Usul Desain Bohemian Pada Gaya Arsitektur Bangunan!

Desain Bohemian – Dari dulu hingga sekarang gaya arsitektur bangunan setiap dekade terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan sektor industri furniture.

Di era yang modern seperti sekarang ini sudah banyak beragam jenis desain atau gaya hunian yang bisa kita aplikasikan menyesuaikan dengan kondisi lingkungan dan budget anggaran.

Diantaranya ada konsep interior minimalis, modern, sederhana, klasik, japandi, kontemporer hingga bohemian. Namun jika kalian ini bergaya bebas, terlihat unik dan nyentrik solusinya bisa menerapkan desain bohemian.

Gaya arsitektur yang satu ini diperuntukan buat kalian yang sudah bosan dengan tampilan interior hunian yang terlihat rapi, tertata dan terkesan mewah.

Namun sebaliknya, desain interior bohemian cenderung tidak beraturan. Tetapi hal tersebut lah yang menjadikannya terlihat menarik dan memiliki nilai seni artistik yang tinggi.

Penasaran dengan gaya bohemian pada hunian? Simak ulasannya dibawah ini :

Mengenal desain bohemian

Kata bohemian sendiri sebenarnya sudah ada sejak lama. Awalnya, istilah ini digunakan untuk menggambarkan cara hidup non-tradisional masyarakat nomaden.

desain interior bohemian style

Gaya ini populer sekitar tahun 1960-an dan sering dikaitkan dengan gipsi. Gipsi sendiri adalah istilah yang digunakan untuk orang-orang yang melarikan diri dari aturan ketat Bohemian Eropa Tengah.

Sama seperti “hippie”. Bohemian sendiri mengacu pada kepribadian yang bebas, tidak pasti dan tidak teratur. Segala sesuatu diciptakan secara spontan menggunakan hal-hal di sekitarnya.

Lambat laun, gaya ala bohemian ini semakin berkembang dan mulai diaplikasikan pada desain interior bangunan seperti sekarang ini.

Desain bohemian sendiri merupakan sebuah kombinasi dua gaya arsitektur antara shabby chic dengan vintage, perpaduan antara keduanya mewujudkan penampilan unik dan menarik perhatian.

Gaya boho ini cenderung sebaliknya jika dibandingkan dengan desain minimalis yang terlihat rapi dan bersih. Ketidakteraturan ini membuat desain bohemian menjadi seni yang unik.

Jika diterapkan pada lingkungan rumah Indonesia akan terlihat unik dan berbeda dengan desain hunian lainnya yang cenderung menonjolkan kesan keindahan atau kerapian.

Artikel terkait : Apa itu desain Japandi?

Karakteristik konsep bohemian

konsep interior bohemian

Meski terinspirasi dari gaya hidup yang bebas, ketidakberaturan dan cenderung nyentrik. Namun konsep bohemian sendiri memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang berbeda dari jenis desain interior rumah kebanyakan.

Diantaranya :

1. Furniture ala boho

Beberapa furniture yang diterapkan pada gaya interior boho atau bohemian biasanya sudah terlihat tua dan masa pemakaiannya sudah lama.

Biasanya perabotan kuno tersebut kerap kali dikombinasikan dengan furniture gaya baru dalam satu ruangan. Agar terlihat menarik, kalian bisa menambahkan aksesoris bergaya vintage lainnya seperti kain berwarna, bantal hingga selimut bermotif.

2. Warna bohemian

Sebenarnya dari desain rumah boho tidak ada aturan untuk warna dinding atau warna interior, sebab warna dominan desain interior bohemian ini bebas dan tidak dibatasi, jadi kita bisa menggunakan warna apapun yang kita mau.

Biasanya kamar boho diisi dengan warna dan pola tertentu yang erat kaitannya dengan budaya atau keunikan tempat pemiliknya.

Perpaduan berbagai warna dan corak dapat menghasilkan ruangan yang unik yang berbeda dengan jenis desain kamar pada umumnya.

3. Pencahayaan yang maksimal

karakteristik desain bohemian

Salah satu ciri-ciri konsep bohemian yang tidak boleh kalian lupakan adalah penerapan pencahayaan alami yang maksimal dari luar ruangan, solusinya buat jendela berukuran sedang hingga besar dengan sistem sirkulasi udara yang bagus.

Pencahayaan interior selain mengandalkan cahaya alami dari luar ruangan, kalian bisa menambahkan elemen dekorasi lainnya seperti lampu warna-warni atau lampu lentera dengan motif etnik dan chandelier.

Baca juga : 5 Ciri khas gaya interior industrial

4. Hiasan pernak-pernik

Biasanya pada interior bohemian style tidak jarang menerapkan beberapa aksesoris menarik berupa pernak-pernik sebagai hiasan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai estetika didalam ruangan.

Beberapa pernak pernik diantaranya seperti bantal bermotif atau warna-warni. Tapi ada juga aksesoris lain yang sering muncul, seperti lukisan, patung, hiasan dinding hingga kain tersampir.

5. Mengedepankan kesederhanaan

ciri-ciri desain bohemian

Dibandingkan dengan desain modern atau minimalis yang cenderung lebih mengutamakan atau menonjolkan beberapa elemen penting interior agar terlihat cantik sekaligus mewah.

Namun berbeda halnya dengan desain bohemian yang mengedepankan kesan kesederhanaan dengan menggunakan beberapa furniture atau perabotan murah, bahkan diantaranya memanfaatkan barang daur ulang sebagai elemen dekoratif hunian.

Dan sering menggunakan barang-barang yang sepertinya sudah tidak bisa dipakai kembali tetapi tetap digunakan sebagai hiasan dinding, pernak-pernik dan lain sebagainya.

6. Kehadiran tanaman hijau

Pada umumnya karakteristik desain bohemian cenderung sederhana, ramah lingkungan dan kerap kali memakai barang material alami salah satu contohnya menambahkan tanaman hijau di beberapa sudut ruangan.

Bukan tanpa alasan, kehadiran tanaman hijau pada gaya interior boho bertujuan untuk memaksimalkan tampilan dan agar terlihat natural, asri serta menyejukan suasana.

Biasanya jenis tanaman hias yang dipakai bervariasi dan berukuran kecil hingga sedang, serta tidak sulit dalam proses perawatannya.

Baca juga : Karakteristik konsep interior Scandinavian & keunggulannya

7. Karpet lantai

bohemian style interior

Rata-rata, sebagian besar interior desain bohemian menggunakan harga lantai kayu sebagai penutup lantai, namun dibeberapa kasus ada juga yang menggunakan keramik bermotif kayu yang menarik.

Hal ini karena seiring dengan nuansa alam yang lumrah di kamar bergaya boho. Yang membuat gaya boho ini unik adalah lantainya dilapisi permadani dengan pola warna solid atau pola warna-warni.

Namun, karena lantai kayu boho harganya relatif mahal, sebaiknya kita menggunakan alternatif lantai interior sebagai pengganti seperti lantai laminasi atau lantai vinyl pola kayu.


Cukup sekian pembahasan kita kali ini mengenai desain bohemian, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat ya. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga usai.

Artikel terkait :

Scroll to Top