Apa kalian pernah mendengar jenis kayu kumea? apa sih itu? Kayu yang berasal dari mana? Jadi kayu kumea ini merupakan kayu yang berasal dari provinsi Sulawesi Selatan, Jenis kumea memang kurang dikenal dibandingkan kayu lainnya.
Diperkirakan Indonesia memiliki 400 jenis pepohonan yang batangnya di manfaatkan untuk keperluan industri.
Penggunaan material kayu yang terus meningkat membuat kumea juga banyak di cari namun sebelum digunakan kita harus terlebih dahulu mengenal kayu kumea, sifat dan cara pengolahan nya seperti apa, agar dapat digunakan secara efektif dan efisien.
Untuk memenuhi kebutuhan kayu yang semakin meningkat penjual kini memanfaatkan jenis kayu dari pohon yang kurang di kenal masyarakat salah satunya adalah kayu kumea.
Karakteristik Kayu Kumea

Kayu kumea ini memiliki tekstur keras, kuat serta memiliki corak yang indah. Kayu kumea ini berwarna coklat kemerahan dapat dibedakan dengan kayu gubal yang warnanya lebih muda. Lebar kayu gubal sekitar 23,4 cm dengan proporsi kayu teras sekitar 50% berdasarkan volume.
Seratnya padat tetapi cepat retak sehingga memerlukan pengeringan dengan cara oven yang teliti. Beratnya hampir mirip dengan berat kayu merbau.
Hanya digunakan untuk decking dan lantai saja karena bila di gunakan untuk membuat funitur rumah akan sulit dan mudah rusak.
Kayu kumea tergolong ke dalam kelas kuat level I – II, kelas awet level II terhadap jamur pelapuk dan level I untuk ketahanan terhadap serangan serangga seperti rayap kayu kering, rayap tanah juga bubuk kayu kering.
Artikel terkait : Mengenal kayu sungkai
Manfaat Kayu Kumea Untuk Kebutuhan Manusia
Terdapat beberapa pemanfaatan yang dilakukan oleh sejumlah produsen dalam mengolah kayu kumea ini, salah satu pemanfaatan kumea yang sering dilakukan yaitu dijadikan penutup lantai indoor atau flooring dan juga decking outdoor.

Akan tetapi tidak jarang pula kumea kayu ini dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya seperti perabotan rumah tangga atau furniture.
Namun, di era yang modern ini para produsen kayu mulai memanfaatkan kumea wood ini untuk dijadikan sebagai dinding kayu panel dan plafon kayu lambersering.
Baca juga : Daftar tingkat kekerasan kayu
1. Lantai Kayu Kumea

Kayu kumea dapat dimanfaatkan sebagai material lantai kayu yang kini tengah banyak diminati masyarakat Indonesia, meskipun jarang dipakai dan di ketahui.
Kayu kumea ini sudah banyak di manfaatkan oleh masyarakat dari Sulawesi, salah satunya sebagai lantai kayu yang di pasang di dalam rumah.
Walaupun tidak se terkenal kayu jati, kumea juga dapat memberikan kesan mewah dan hangat yang sama seperti kelas kayu solid seperti jati dan merbau.
Baca juga : 5 Ciri-ciri kayu kamper
2. Decking Kayu kumea outdoor

Selain digunakan untuk lantai parket indoor, kumea juga cukup sering dimanfaatkan untuk dijadikan lantai kayu outdoor atau decking.
Kayu kumea masuk kedalam kategori kayu solid yang bisa diolah untuk dibuat menjadi penutup lantai yang diaplikasikan pada area yang terbuka, karena memiliki kualitas yang cukup bagus.
Tidak hanya kualitasnya saja yang bagus, melainkan dari segi tampilanpun decking kayu kumea ini terbilang unik dan menarik sehingga tidak akan terlihat membosankan.
Namun sayangnya, saat ini para produsen sudah jarang mengolah kumea kayu menjadi decking kayu karena kurang banyak nya peminat dipasaran.
Baca Juga : Rekomendasi Decking Kayu Terbaik Selain Decking Kumea
3. Plafon kayu kumea minimalis

Ketimbang dimanfaatkan menjadi flooring dan decking, kayu kumea cenderung lebih sering dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai media penutup atap rumah/bangunan.
Bahkan sampai saat ini pun banyak sekali yang memproduksi plafon kayu kumea ini karena banyak disukai oleh berbagai kalangan berkat kualitas, tampilan serta harganya yang tergolong terjangkau.
Uniknya, plafon kumea kayu ini dapat diterapkan diluar ruangan maupun di dalam ruangan sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kita atau menyesuaikan dengan konsep hunian yang kita usung.
Untuk diaplikasikan pada area outdoor, kumea kayu cukup kuat dan awet bahkan bisa bertahan hingga puluhan tahun bila di beri perawatan secara rutin.
Informasi Selengkapnya : Harga Plafon Kumea Terbaru
4. Dinding Kayu Kumea panel

Tidak sampai disitu saja, jenis kayu yang berasal dari Sulawesi Selatan ini juga tidak jarang dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai pelapis dinding pada bangunan atau ruangan, baik diterapkan di luar rumah maupun di dalam hunian.
Dinding kayu kumea lambersering ini fungsi dan ukuran bentuknya hampir serupa dengan plafon kayu lumber ceiling, hanya saja berbeda dari segi penempatan.
Baca juga : 5 Inspirasi Kerajinan Kayu
Harga Kayu Kumea

Perkiraan dari lantai kumea berkisar Rp 295.000/m2 yang memiliki tebal 1cm, lebar 7cm dan panjang 70 – 210cm harga tersebut belum termasuk dengan biaya pemasangan lantai.
Harga kayu kumea bervariasi tergantung dengan produk yang dihasilkan. Harga kumea Sulawesi berbentuk square log berukuran 10 x 10 x 400cm atau 20 x 20 x 400cm di perkirakan sekitar Rp 4,5 juta – 6,0 juta per m3.
Harga decking dan lantai kayu lainnya yang berbahan kayu kumea mencapai USD 1000/m3 – USD 1200/m3 atau sekitar 15 hingga 18 juta rupiah /m3.
Untuk mengetahui harga lantai kayu lainnya yang lebih mendetail dan jelas, anda bisa lihat di Harga Lantai Kayu Terbaru
Baca Juga : Jenis Lantai Kayu Parket Indoor
Semoga pembahasan tentang Kumea kali ini memberikan anda wawasan lebih mendalam tentang kayu serta lantai kayu. Jika anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang Kumea Kayu atau produk kayu lainnya, anda bisa menghubungi kontak staff kami berikut ini:
Call / Whatsapp
0811-212-031
(Ibnu)