Mengenal Kayu Akasia – Kayu dari dulu hingga sekarang sering dimanfaatkan untuk memenuhi di berbagai bidang, terutama yang berkecimpung didunia industri furniture atau mebel.
Entah itu kayu lunak maupun kayu keras, pasti banyak dipergunakan untuk membuat suatu barang atau produk.
Terdapat salah satu jenis kayu yang cukup sering dimanfaatkan oleh para pengrajin atau produsen yaitu kayu akasia. Pernah dengar jenis kayu komersial yang satu ini?
Akasia merupakan jenis kayu yang cukup populer karena manfaatnya yang tergolong sangat beragam, hal ini lantaran kualitas yang dimiliki kayu tersebut cukup bagus. Bahkan hampir setara dengan kualitas kayu jati, kayu sonokeling dan oak.
Karakteristik kayu akasia
Pohon akasia dapat tumbuh dengan baik dan banyak ditemukan di daerah Papua, Kalimantan, Maluku hingga Jawa. Serta mempunyai julukan yang berbeda-beda, ada yang menyebutnya kayu pilang, kayu mangium hingga kayu jati mangium.
Tinggi pohon akasia bisa mencapai 25-30 meter dengan ukuran diameter sekitar 90 sentimeter dan batang bebas cabang. Tumbuhan perdu ini tergolong cepat dalam hal pertumbuhannya (Fast Growing Species).

Karakteristik unik yang dimiliki kayu akasia terlihat pada segi warna, yang dimana warna akasia ialah krem dengan warna teras kayu berwarna coklat tua hingga coklat muda kehijauan.
Dengan didukung tekstur permukaan yang cukup halus dan memiliki serat kayu yang padat dan seragam.
Tingkat awet kayu akasia kelas III dengan tingkat kekuatan kelas II-III. Sedangkan dari segi densitas kayu rata-rata 450-600 kg/m3 pada moisture content 12% dan kadar air 15%.
Selain itu, tingkat penyusutan akasia kayu cukup rendah dengan moderat 1,4-6,4%.
Kualitas kayu akasia memang tergolong rendah, menjadikannya jenis kayu yang kurang tahan terhadap serangan rayap, serangga dan tidak cocok dipakai pada bagian eksterior atau outdoor.
Terlebih lagi jika berdekatan dengan tanah, seperti dijadikan sebagai pagar kayu, dinding lambersering dan furniture luar ruangan.
Baca juga : Karakteristik Kayu Maple
Mau tau kelebihan dan kekurangan kayu akasia? Simak ulasannya di bawah ini :
Kelebihan Akasia Mangium

Jika kalian berniat ingin menggunakan kayu akasia untuk dimanfaatkan berbagai keperluan, perlu rasanya kalian mengetahui plus minus kayu akasia agar tidak menyesal dikemudian hari.
- Termasuk jenis kayu yang mudah diolah dan dibentuk
- Waktu panen yang tergolong cepat dari jenis kayu lain
- Cukup awet untuk dijadikan furniture
- Tingkat kekuatannya sedang
- Bisa digunakan sebagai alternatif kayu jati atau mahoni
- Harga kayu akasia relatif murah
Kekurangan kayu akasia

Selain keunggulan, tentunya kayu akasia mempunyai sisi kelemahannya. Yang dimana kekurangan jenis kayu ini perlu kalian ketahui jika ingin membeli.
- Tidak tahan rayap, air dan panas
- Kurang cocok diterapkan pada bagian eksterior atau outdoor
- Mudah melengkung bila tidak teliti pada saat proses pengeringan
- Proses pengeringan membutuhkan waktu yang cukup lama
- Ketika proses pengeringan berlangsung, tingkat penyusutan kayu akasia bisa besar
Apa saja manfaat kayu akasia?

Meskipun kualitas kayu akasia ini tergolong sedang, bahkan rendah. Namun pemanfaatannya cukup beragam, mulai dari dijadikan sebagai bubur kertas, pulp, papan kayu, veneer, furniture indoor, elemen dekorasi, hiasan dinding, perabotan dapur dan masih banyak lagi.
Bahkan sebagian besar para produsen atau pengrajin kayu memanfaatkan kayu akasia ini sebagai membuat kusen jendela, pintu dan keperluan bangunan.
Untuk memanfaatkan kayu akasia diperlukan pengawetan terlebih dahulu dan perlu di suntik cairan anti rayap agar mumpuni dari segi kualitas pemakaian.
Baca juga : Manfaat Kayu Walnut
Kisaran harga kayu akasia

Harga kayu komersial yang satu ini tergolong murah bila dibandingkan dengan harga kayu jati, trembesi, merbau dan kayu lainnya.
Harga log kayu akasia di jual seharga 800 ribu hingga 1 juta per meter kubiknya, akan tetapi harga kayu bisa bervariasi tergantung ukuran, jenis atau gradenya.
Ada pula harga papan dan kayu balok akasia yang dijual sekitar 2,5 juta hingga 3 juta rupiah.
Baca juga : Harga Kayu Cedar
Perbandingan kayu akasia dengan kayu lain!

Bila kalian masih ragu dalam menggunakan kayu akasia, dibawah ini terdapat beberapa perbandingan kayu lain dengan kayu akasia agar bisa memudahkan kalian dalam menentukan jenis kayu yang akan digunakan.
Akasia vs jati
Dalam hal ini tentunya kayu jati lebih unggul ketimbang akasia, baik dari segi keawetan maupun kekuatannya. Yang dimana kayu jati perhutani mempunyai tingkat awet kelas I dengan tingkat kekuatan kelas I-II, sedangkan tingkat keawetan kayu akasia kelas III dengan tingkat kekuatan kelas II-III.
Meskipun dari segi warna dan serat kayu mirip dengan kayu jati, namun untuk segi kualitas tentunya berbeda. Terlebih lagi kayu jati tahan rayap, sehingga tak heran jika harganya juga cukup mahal.
Baca juga : Parket Kayu Jati
Albasia vs akasia
Perbedaan antara kayu albasia dengan kayu akasia dari segi kualitas. Tingkat keawetan kayu albasia kelas III-IV dengan tingkat kuat kelas III-IV, sedangkan tingkat awet akasia kelas III dan tingkat kuat kelas II-III. Dalam hal ini, kayu akasia lebih unggul dari albasia.
Kayu akasia vs mahoni
Sama-sama memiliki tekstur permukaan yang halus dan warna yang unik, kayu mahoni dan kayu akasia memiliki kesamaan dari segi kualitas.
Adapun tingkat awet kayu mahoni kelas III dan tingkat kuat kelas II, begitu pun pada akasia yang tingkat kuatnya kelas II-III dengan tingkat keawetan kelas III.
Sama-sama kurang tahan terhadap rayap dan kurang cocok dipakai untuk kebutuhan outdoor dan eksterior. Sehingga kayu akasia dan mahoni bisa menjadi bahan pertimbangan buat kalian yang ingin pakai kayu murah dengan kualitas yang sedang.
Informasi Selengkapnya : Mengenal Kayu Mahoni
Bagaimana, tertarik ingin pakai kayu akasia?
Demikianlah ulasan kita kali ini mengenai ciri-ciri kayu akasia beserta pembahasan lainnya, semoga uraian diatas dapat bermanfaat ya. Cukup sekian dan terimakasih.
