Mengenal Kayu Walnut – Elemen kayu merupakan material alam yang amat sangat penting dan bermanfaat untuk memenuhi berbagai kebutuhan disegala bidang, baik kontruksi, industri furniture atau mebel maupun sebagai elemen dekorasi hunian.
Dari dulu hingga saat ini di era yang modern, penggunaan olahan kayu masih terus meningkat seiring berkembangnya ekonomi di tengah masyarakat Indonesia.
Baik kayu ringan maupun kayu berat, hampir setiap jenis kayu dapat diolah menjadi sesuatu barang yang berguna untuk memenuhi keperluan manusia di berbagai aspek bidang.
Terlebih lagi olahan kayu solid yang notabene memiliki kualitas tinggi seperti kayu jati, mahoni, trembesi dan lain sebagainya.

Namun terdapat salah satu jenis kayu yang cukup unik dan mempunyai beragam manfaat yakni kayu walnut, pernah dengar jenis kayu yang satu ini?
Wood walnut adalah jenis kayu gelap yang memiliki struktur padat dan rapat, banyak digunakan untuk olahan produk berkualitas olah para produsen atau pengrajin kayu.
Seperti apa karakteristik kayu walnuts?
Walnuts wood atau kayu walnut ini memiliki nama latin Juglans yang banyak ditemukan di daerah Amerika (negeri paman sam).
Ciri-ciri kayu walnut yaitu mempunyai warna gelap pada bagian tengahnya dan warna putih pada bagian pinggirannya, di dukung dengan serat kayu yang lurus dan cenderung padat serta mempunyai tingkat kekerasan kayu tinggi.

Bobot berat yang dimiliki kayu ini sekitar 610kg/m3, memiliki tekstur permukaan yang sedikit agak kasar, kokoh dan dapat bertahan hingga puluhan tahun.
Selain itu, jenis kayu ini juga mudah dalam hal pengolahannya. Namun serbuk walnuts dapat menyebabkan iritasi kulit atau alergi kulit, meskipun jarang ditemukan kasus seperti itu.
Kayu walnut juga cocok diterapkan pada area luar ruangan atau outdoor karena dapat bertahan dari perbuhan suhu atau cuaca, tahan rayap dan tidak mudah mengalami penyusutan, meskipun tidak tahan air seutuhnya.
Corak kayu khas walnut dengan perpaduan warna coklat hitam yang terlihat berkilau setelah proses finishing mampu memberikan tampilan yang elegan dan menawan.
Sehingga tak heran jika saat ini kebanyakan menggunakan lantai motif kayu walnut untuk penutup lantai indoor.
Baca juga : Karakteristik Kayu Maple
Persebaran pohon walnut
Pohon walnut merupakan jenis tumbuhan yang tergolong kedalam anggota suku Genus juglans, pada umumnya jenis pohon yang satu ini cukup populer didaerah asalnya yaitu Amerika berkat biji dan olahan kayunya yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai keperluan.

Pohon walnuts ini dapat tumbuh dengan ketinggian mencapai 10-40 meter dengan ukuran batang yang bervariasi, bentuk daunnya menyirip dan bunganya hanya muncul pada saat musim semi.
Pohon kenari ini tersebar di seluruh dunia, seperti Eropa, Kanada, Argentina, Jepang, dan lain-lain, namun saat ini penanaman pohon walnut hampir didominasi oleh China (negeri panda).
Di indonesia sendiri, pohon walnuts ini banyak ditemukan pada wilayah Sulawesi, Maluku, sedangkan di daerah lain cukup jarang, bahkan bisa dikatakan tidak ada.
Baca juga : 8 Jenis Kayu Tahan Air & Rayap
Manfaat kayu walnut
Seperti yang kita ketahui, bahwa setiap jenis kayu dapat kita manfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan, sama seperti kayu walnuts. Selain bijinya yang dapat diolah menjadi bahan makanan, namun olahan kayunya juga dapat dimanfaatkan.
Apa saja manfaat kayu walnut?
1. Bahan baku bangunan

Dikarenakan kayu walnuts ini mempunyai kualitas yang cukup bagus, baik dari segi ketahanan, kekerasan maupun keawetannya.
Sehingga tidak heran jika pemanfaatannya pun mampu dipergunakan untuk bahan baku kontruksi bangunan seperti dijadikan sebagai penyangga tiang.
2. Furniture kayu walnut

Kebanyakan di negara luar memanfaatkan kayu walnut ini untuk dijadikan sebagai bahan material pembuatan furniture rumah tangga seperti kursi, meja, rak, lemari, kusen jendela, pintu, dinding, lambersering, plafon, papan veneer dan lain-lain.
Sedangkan para pengrajin kayu di tanah air sangat jarang menggunakan walnut kayu untuk membuat mebel furniture, selain harganya yang relatif mahal tetapi juga cukup sulit didapatkan. Biasanya di Indonesia menggunakan kayu jati, mindi, sonokeling, keruing, eboni atau kayu ulin.
3. Lantai parket walnut

Jika di Indonesia menggunakan lantai parket kayu jati atau flooring kayu merbau, nah di beberapa negara luar penggunaan lantai dari bahan walnut kayu tergolong cukup banyak.
Sedangkan di Nusantara penggunaan lantai parket walnut masih terbilang jarang, jika pun ada itu hanyalah lantai vinyl motif kayu walnut.
Baca juga : Tips Memilih Lantai Kayu
4. Bahan kerajinan

Selain dimanfaatkan sebagai furniture, lantai parket, material kontruksi, namun kayu kenari ini juga tidak jarang dipergunakan sebagai bahan baku kerajinan, untuk pembuatan gagang senjata atau pengangan senjata, ukiran dan sejenisnya.
Apakah harga kayu walnut mahal?
Harga kayu kenari atau walnut tentunya sangat bervariasi, namun yang pasti harganya cukup tinggi. Selain langka, mereka juga sulit ditemukan.
Harga kayu walnut sendiri sedikit lebih mahal dari kayu lokal, karena kayu ini kebanyakan diproduksi di negara luar.

Kebanyakan di kita menjual lantai motif kayu walnut seperti vinyl dan laminate dengan harga jual per meter sekitar 300-400 ribuan. Terdapat pula produk perabotan dapur yang terbuat dari walnut yang dijual seharga di bawah 200 ribu.
Untuk harga log walnut wood per kubik nya masih belum jelas. Bahkan di Indonesia sendiri sangat jarang yang menjualnya. Jika kita ingin walnut kayu maka harus di impor terlebih dahulu dari negara luar.
Baca juga : Harga Kayu Sungkai
Apakah kayu walnut cocok dipakai sebagai alternatif pengganti kayu jati?
Demikian ulasan kita kali ini mengenai walnuts wood, semoga pembahasan diatas dapat bermanfaat ya. Cukup sekian dan terimakasih.
