Kayu Sintetis – Material kayu dari dulu hingga sekarang masih terus dipergunakan atau di manfaatkan untuk memenuhi berbagai macam keperluan di segala bidang, terutama untuk industri furniture, mebel, pulp, kerajinan hingga bahan bangunan dan elemen dekorasi.
Dikarenakan material kayu lambat-laun mulai langka dan sulit didapatkan karena proses pertumbuhannya yang lambat, sehingga banyak para produsen yang melakukan inovasi untuk membuat material pengganti kayu konvensional masa kini.
Maka, hadirlah sebuah produk kayu sintetis sebagai alternatif pengganti kayu asli yang notabene harganya lebih terjangkau dan cenderung mudah didapatkan.
Apa saja kelebihan dan kekurangan kayu sintetis? Simak ulasannya dibawah ini :
Keuntungan pakai kayu sintetis
1. Bentuk tidak mudah berubah

Dalam penggunaan kayu sintetis kalian tidak perlu khawatir akan perubahan bentuk pada material, sebab pada umumnya kayu buatan tersebut jumlah kadar airnya sangat rendah.
Berbeda halnya dengan jenis kayu sungguhan yang terdapat pori-pori pada bagian permukaannya dan pada saat musim penghujan tiba ukurannya semakin lebar, sedangkan musim kemarau akan menyusut.
2. Tesktur kayu halus
Selain bentuknya yang tidak akan berubah, keunggulan kayu sintetis juga antara lain mempunyai segi tekstur halus. Bisa kalian rasakan ketika dipijak bila dijadikan sebagai lantai rumah.
Bahkan tidak jarang pula dipergunakan sebagai pelapis dinding ruangan sebagai alternatif pengganti dinding kayu lambersering. Dan banyak juga dipakai untuk bahan bangunan hingga pembuatan furniture.
3. Tahan rayap dan jamur

Tidak semua jenis kayu komersial yang ada di Indonesia tahan akan serangan rayap, kutu kayu, serangga pemakan kayu atau jamur yang dapat mengakibatkan kerusakan atau keropos pada material kayu.
Namun, hal itu semua tidak akan berlaku pada kayu sintetis. Sebab ia cukup tahan terhadap jamur maupun rayap, sehingga tidak mengherankan jika kayu buatan ini kerap digunakan sebagai papan pagar hunian.
Baca juga : 8 Jenis kayu Solid tahan rayap, air dan panas
4. Mampu bertahan lama
Kayu sintetis juga diyakini cenderung lebih awet dan mampu bertahan lama hingga bertahun-tahun, mengingat tahan terhadap serangan rayap maupun jamur.
Bahkan kayu buatan ini juga tahan terhadap kelembaban sehingga tidak mudah lapuk.
Sementara itu, apabila dijadikan sebagai lantai outdoor atau decking kayu sintetis maka akan awet, kokoh dan tahan lama hingga lima tahun keatas.
5. Motif warna unik dan menarik

Perlu diketahui, bahwasanya kayu sintetis telah dilapisi dengan motif warna yang tidak kalah menarik dengan warna asli dari kayu lainnya.
Tentu saja hal ini jelas menguntungkan para pengguna karena tidak perlu melakukan proses cat finishing lagi. Aksen dekoratif kayu buatan, furniture atau perabotan akan terlihat cantik meski tidak di finishing.
6. Banyak diproduksi oleh pabrikan
Melihat perkembangan penggunaan kayu buatan di tengah masyarakat, para produsen mulai meningkatkan produksi secara massal. Hal ini bertujuan agar ada keseimbangan antara kayu asli dan kayu sintetis.
Kayu sintetis sendiri bahan bakunya hampir didominasi oleh semen, dengan bentuk yang seragam. Bahkan beberapa diantaranya ada yang di desain atau dibentuk sedemikian rupa untuk keperluan tertentu.
7. Ukuran kayu buatan relatif lebar

Selain memiliki bentuk yang seragam, rata-rata ukuran kayu sintetis juga lebar dan besar bila dibandingkan dengan jenis kayu lain yang dijual di pasaran.
Dengan ukurannya yang lebar ini memudahkan para pengguna dalam proses instalasi pemasangan. Jika kalian berencana membuat suatu barang atau furniture dengan ukuran yang lebar dan besar makan kayu buatan ini bisa menjadi solusinya.
Artikel terkait : Apa itu kayu WPC
Kelemahan kayu sintetis

Tidak hanya kayu sungguhan saja yang terdapat sisi kekurangannya, namun juga pada kayu buatan atau sintetis ini yang memiliki beberapa poin kelemahannya.
Apa sajakah itu?
Kurang kuat dan kokoh
Rata-rata tingkat kualitas kayu solid hasil alam asli berada di level atau kelas 1 hingga 5, berdasarkan tingkat keawetan, ketahanan dan kekerasannya.
Sementara kayu sintetis sendiri bila dilihat dari segi kualitas berdasarkan kekuatan dan kekerasan, maka perbandingannya cukup jauh. Yang dimana kayu sungguhan jauh lebih kuat dan kokoh dibandingkan kayu buatan.
Namun meskipun begitu, kayu sintetis ini dapat dimanfaatkan karena banyak kegunaan yang bisa kalian terapkan sebagai material dekorasi rumah.
Baca juga : 4 Jenis lantai sintetis yang mudah diaplikasikan
Harus dirawat dan dijaga kualitasnya
Dikarenakan kayu buatan ini kualitasnya tidak sebagus kualitas kayu sungguhan, sehingga untuk segi pemakaian perlu diperhatikan. Terutama pada kondisi material kayu sintetis yang perlu dirawat dan bila perlu dibersihkan secara rutin.
Selain untuk menjaga kualitasnya agar bisa bertahan lebih lama, namun juga menjaga warna permukaan agar tidak cepat memudar. Terlebih lagi mudah tergores benda tajam atau kaki-kaki furniture.
Itulah beberapa poin penting mengenai kekurangan dan kelebihan kayu buatan, perlu diketahui sebelum membeli dan menggunakan.
Harga kayu sintetis murah apa mahal?

Dikutip dari berbagai sumber, bahwasanya harga kayu buatan atau sintetis komposit ini dijual dengan harga yang relatif murah dan bisa terjangkau oleh berbagai kalangan.
Kenapa bisa begitu? Hal ini lantaran permintaan akan kayu berkualitas tinggi semakin meningkat dari tahun ke tahun, permintaan terus meningkat tidak disertai dengan ketersediaan barang.
Sehingga harga kayu dipasaran setiap tahunnya sering berubah-ubah.
Namun hal tersebut bisa diatasi dengan kehadirannya produk kayu sintetis ini yang bisa kalian jadikan sebagai alternatif pilihan selain kayu asli yang harganya cenderung mahal dan cukup sulit didapatkan.
