Hampir setiap rumah yang ada di sekitar kita dan yang pernah kita kunjungi sebelumnya pasti terdapat sebuah pagar sebagai privasi keamanan dan perbatasan antara lingkungan rumah dengan lingkungan luar.
Setiap jenis pagar pada setiap hunian pastinya berbeda-beda, mulai dari model, ukuran, bentuk, warna hingga bahan material yang digunakan.
Di era modern saat ini penggunaan pagar kayu dan pagar besi semakin banyak diminati oleh berbagai kalangan. Bukan tanpa alasan, kedua jenis pagar hunian tersebut mempunyai karakteristik dan kualitas yang bagus.
Apa sih perbandingan pagar besi dengan pagar kayu? Mulai dari segi perawatan, harga, tampilan hingga kekuatan dan keawetannya. Yuk simak ulasannya dibawah ini :
Jenis pagar depan hunian

Selain besi dan kayu tentunya sangat beragam jenis bahan material yang dapat dipergunakan untuk membuat konstruksi pagar depan rumah.
Namun material besi dan kayulah yang banyak dipakai oleh sebagian besar orang untuk dimanfaatkan sebagai pagar hunian karena sinyalir kokoh dan awet.
1. Pagar kayu
Pagar kayu merupakan jenis pagar rumahan yang terbuat dari jenis-jenis kayu berkualitas seperti cemara, kayu jati, mahoni, merbau, bengkirai, ulin hingga kayu bambu.

Biasanya kayu bambu dipilih untuk membuat pagar rumah murah namun tampilannya indah dan natural. Tapi sayangnya pagar bambu cenderung mudah lapuk atau rapuh akibat terpaan cuaca luar ruangan.
Solusi untuk membangun sebuah pagar hunian yang kokoh, awet dan mempunyai tampilan elegan, kalian bisa menggunakan jenis-jenis kayu solid seperti yang diatas kecuali bambu.
Di zaman yang modern ini sudah banyak perumahan di Indonesia yang menggunakan pagar berbahan kayu solid seperti kayu ulin, karena tahan lama dan kuat, mampu bertahan hingga puluhan tahun.
Baca juga : Pagar decking kayu ulin
Bagaimana dengan pagar besi?
2. Pagar besi
Pagar besi atau pagar non kayu ini pada umumnya menggunakan bahan logam dan alumunium, kedua bahan tersebut tergolong cukup murah meriah dan mudah didapatkan sehingga banyak para produsen yang memproduksi pagar dari kedua bahan ini.

Jika kalian memilih pagar berbahan alumunium, maka kalian akan menghemat pengeluaran karena pada dasarnya harga pagar alumunium lebih ekonomis ketimbang besi.
Namun bahan alumunium cenderung kurang awet terlebih jika digunakan sebagai proteksi pada hunian. Sedangkan pagar berbahan material besi lebih kokoh dan mampu bertahan lama diluar ruangan meski terkena cuaca ekstrim.
Baca juga : 7 Jenis pagar rumah minimalis yang wajib dicoba!
Perbandingan pagar kayu dan pagar besi, mana yang lebih bagus untuk rumah?

Baik itu pagar besi maupun pagar kayu, keduanya sama-sama berfungsi sebagai bentuk keamanan dalam hunian sekaligus sebagai pembatas antara lingkungan luar rumah.
Namun jika disuruh memilih, apakah pagar kayu lebih bagus ketimbang besi? Simak pembahasannya dibawah ini :
Tingkat keamanan
Bila dinilai dari segi tingkat keamanan, tentunya kita bisa melihat tingkat kekuatan antara besi dengan kayu. Beberapa jenis kayu pagar cenderung mudah rusak sehingga tidak begitu aman untuk melindungi rumah.
Namun jika kalian ingin keamanan lebih tinggi, maka solusinya bisa memilih pagar besi. Selain struktur materialnya lebih kokoh, namun pagar besi juga tidak mudah rusak atau dirusak oleh penjahat.
Akan tetapi sebelum itu, perlu diingat juga bahwa penggunaan pagar besi dapat memungkinkan orang asing melihat kondisi halaman rumah kita lho. Berbeda halnya dengan pagar kayu solid.
Dari segi tampilan

Dikarenakan bagian rumah yang pertama terlihat dari bagian terluar adalah pagar, sehingga tampilan pagar itu sendiri alangkah lebih bagusnya dibuat semenarik mungkin agar nyaman dipandang.
Dengan kata lain, pagar bukan semata berfungsi untuk privasi saja namun dapat memberikan suatu kesan tertentu bagi hunian.
Jika kalian ingin mewujudkan hunian asri dan berkesan tradisional, maka solusinya bisa memakai pagar kayu. Namun apabila ingin menampilkan karakter yang kuat dan terkesan modern maka logam bisa menjadi solusinya.
Bahkan logam dan besi sangat cocok diterapkan pada model pagar minimalis masa kini yang sedang trend saat ini.
Baca juga : Desain pagar kayu minimalis modern
Kesulitan/kemudahan perawatan

Pada umumnya penggunaan pagar kayu cenderung lebih mudah diperbaiki jika terjadi kerusakan, bahkan kita sendiri pun bisa melakukannya menggunakan peralatan rumah tangga.
Sedangkan pagar besi jika terjadi kerusakan memerlukan tenaga ahli yang berpengalaman dibidangnya untuk mengembalikan pagar besi tersebut ke kondisi semula.
Musuh besi adalah karatan, tapi bisa diakali dengan mengecat pagar besi tersebut. Sementara musuh pagar kayu yaitu rayap, namun bisa diatasi dengan cara di cat/pernish anti rayap.
Baca juga : Rekomendasi decking kayu untuk pagar, dinding dan lantai
Perbedaan harga
Perbandingan harga pagar kayu dengan harga pagar besi, mana yang lebih mahal?
Jika membandingkan kedua jenis pagar hunian ini dari segi harga jual, maka pagar besi jauh lebih mahal ketimbang pagar kayu.
Pagar kayu biasanya dijual dengan harga yang relatif murah, namun material kayu yang digunakan seperti mahoni, meranti dan jenis-jenis kayu mengenah kebawah.
Kondisi lingkungan

Jika kalian ingin menggunakan pagar kayu, pastikan kondisi lingkungan rumah kalian itu tidak lembab agar tidak mudah lapuk. Pagar kayu cocok untuk iklim hangat dan kering.
Sementara untuk kondisi lingkungan curah hujan tinggi dan lembab, kalian bisa beralih menggunakan pagar besi karena kuat dan awet. Jika pagar besi tidak ingin berkarat solusinya kalian bisa cat pelapis warna.
Baca juga :
